Selasa, 07 Agustus 2018

Mamimoma by Rosemary Kesauly


Judul: Mamimoma
Penulis: Rosemary Kesauly
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre: Teenlit, YA, Friendship
Format: Paperback, 240 halaman

•••

Sinopsis:

Empat cewek yang sama-sama sekolah di SMA Benedict I ini sekilas kelihatan bahagia, padahal mereka masing-masing menyimpan masalah.

Maggie anak orang kaya. Meski punya segalanya, dia benciiii banget punya rambut keriting kaku yang nggak pernah bisa "jinak". Dia jadi terobsesi menjadi cantik seperti cewek-cewek di majalah, sampai-sampai rela nyobain segala bentuk produk kecantikan.

Milly paling cantik di antara semuanya, tapi dia pincang. Hampir semua orang menatapnya dengan sorot mengejek. Tambahan lagi, dia hanya tinggal berdua sama kakeknya yang protektif banget. Jangan harap dia bisa jalan-jalan ke mal atau nongkrong bareng teman-temannya.

Molly cuek dan omongannya sering ketus. Lewat sifat kerasnya, Molly selalu berhasil menyembunyikan kesedihan karena punya mama yang hobi mabuk dan sering pulang pagi. Belakangan dia mulai ragu, apa benar mamaya pelacur seperti gosip miring para tetangga?

May gampang bosan dan seleranya suka berubah-ubah kalau naksir cowok. Hal itu bikin teman-temannya sering geregetan. Sekarang dia malah naksir Oscar, padahal kan Oscar playboy dan hobi nge-drugs. Setelah saling mengenal lebih dalam, bisa nggak ya persahabatan mereka bertahan?

•••

Review:

Sekali lagi terima kasih kepada Gramedia Pustaka Utama yang sudah memberikan buku ini untuk saya review.


Kalau kamu mencari buku yang kental akan nuansa persahabatan remaja 
yang bikin kangen balik ke bangku SMA, 
buku ini bisa jadi pilihan!

Rabu, 18 Juli 2018

Saving Francesca by Melina Marchetta


Judul: Saving Francesca (Tolong Aku Dong!)
Penulis: Melina Marchetta
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre: Young Adult, Realistic Fiction
Format: Paperback, 296 halaman

•••

Sinopsis:

Francesca Spinelli pusing berat karena ibunya tiba-tiba depresi, kehilangan semangat hidup, dan hampir tidak mau turun dari tempat tidur. Keluarganya terancam berantakan, apalagi ayahnya tampak pasif dan menganggap sepele masalah itu. Satu-satunya hiburan bagi Francesca adalah Will Trombal, cowok keren yang dia taksir.

Namun, dia malah makin sedih saat tahu ternyata Will sudah punya pacar. Francesca jadi merasa galau dan kesepian. Apalagi dia merasa tidak cocok dengan teman-teman di sekolah barunya. Teman-teman lamanya yang keren dan selalu dapat dia andalkan, sekarang semakin menjauh. Dia sulit bergaul dan merasa terkucil. Semuanya membuat Francesca tidak tahan lagi. Siapa yang bisa menolongnya? Atau, dia hanya perlu membuka mata dan melihat bahwa justru orang-orang yang dia anggap remehlah yang justru menyayanginya? Eksplorasi yang sangat dalam tentang kedewasaan, jati diri, keluarga, dan persahabatan.

•••

Review:

Pertama-tama saya mau mengucapkan terima kasih kepada GPU karena sudah memberi kesempatan untuk saya meresensi buku ini. Wah, sudah satu tahun blog buku saya ini nggak diisi karena kesibukan IRL dan pekerjaan paruh-waktu saya sebagai penerjemah. Meski begitu, bukan berarti saya berhenti membaca lho. Saya masih rajin membaca dan masih mencintai buku hehe. Jadi begitu menerima beberapa buku YA baru GPU untuk diresensi rasanya senang sekali, apalagi dalam beberapa waktu belakangan saya benar-benar nggak mampu menyisihkan uang buat beli buku. Jadi, terima kasih banyak sudah memberi kebahagiaan kecil buat saya.

Malah jadi curhat colongan deh.

Mengenai Saving Francesca, sebenarnya buku ini sudah ada di TBR saya sejak lama sekali. Iya, saya punya buku dengan cover lamanya tersimpan entah di bagian rak buku saya yang sebelah mana sampai-sampai niat mau baca buku ini jadi tertunda terus karena malas menggali timbunan. Rupanya cover baru ini yang beruntung dibaca sama saya. Cantik banget covernya, sangat menggambarkan keadaan Francesca di cerita ini.

Selasa, 07 Februari 2017

Cinta Pangeran Es by Dinni Adhiawaty

Judul: Cinta Pangeran Es
Penulis: Dinni Adhiawaty
Penerbit: Kata Depan
Genre: Romance
Format: Paperback, 262 halaman

•••

Sinopsis:

Kaku, dingin, dan saat bicara selalu menyakitkan hati. Itu Andra, si Pangeran Es versi Cinta. Bertahun-tahun Cinta mencoba melupakan kenangan buruk gara-gara si Pangeran Es. Bertahun-tahun Cinta mencoba membunuh perasaannya.

Tentu saja, itu tidak pernah berhasil. Dalam satu pertemuan tidak sengaja, Cinta langsung masuk lagi ke dalam harapan-harapan yang dia bangun sendiri. Dia bertanya-tanya, apakah harapannya mampu menciptakan bahagia? Atau, justru akan lebih menyakitkan dari sebelumnya?

Pernahkah kamu melakukan semua hal untuk mendapatkan sebuah cinta yang sempurna? Pernahkah kamu merasa semakin hari, semakin sulit menggenapkan harapanmu?

Cinta pun merasa begitu. Untuk cintanya, untuk Pangeran Es, dia sudah melakukan semuanya. Namun, benarkah cinta yang sempurna itu benar-benar nyata?

•••

Review:

Pertama-tama mau bilang terima kasih dulu sama Dinni yang udah ngasih bukunya gratis buat aku. Seneng banget emang kalau dapat buku gratis hehe... Maaf karena baru sempat ngelarin baca dan nulis reviewnya. Semoga review dariku ini bisa memberikan motivasi untuk Dinni, yah.

Membaca Cinta Pangeran Es secara keseluruhan jujur saja agak membuatku ngos-ngosan. Kenapa? Karena alurnya begitu cepat dan begitu banyaknya masalah yang dilemparkan penulis pada tokoh-tokohnya. Baru selesai ini, sudah datang itu, dan menurutku beberapa masalah yang muncul itu sebenarnya nggak perlu ada, terutama yang terakhir itu. Tahu nggak sih... aku tuh sampai bengong trus mikir, "Lha, masih belum selesai masalahnya? Ya ampun, kenapa mesti gini banget...?" 

Dinni, kamu tega banget sama tokoh-tokohmu, deh...

Tapi di luar plot a la sinetron ini, menurutku gaya tulisan Dinni enak banget dibaca. Ngalir gitu. Jadi meski bacanya kadang sambil ngomel-ngomel, tetep aja bisa terus baca sampai habis. Buat tulisannya yang bikin aku bisa menikmati jalan cerita novel ini, aku kasih tiga bintang. Menurutku Dinni sangat berpotensi buat bisa lebih baik lagi, kok. Bisa banget. Semangat terus ya, Dinni! Aku menantikan buku barumu.


XOXO,


Jumat, 20 Januari 2017

13.30 - No comments

Most Favorites in 2016

Most Favorite Book:
1. Salt to the Sea by Ruta Sepetys
2. Scarlet by Marisa Meyer
3. Cirque du Freak series by Darren Shan
4. The BFG by Roald Dahl
5. Love Theft 1 & 2 by Prisca Primasari
6. Purple Eyes by Prisca Primasari
7. The Nightingale by Kristin Hannah
8. Forbidden Wish by Jessica Khoury

Most Favorite Book Boyfriend:
1. Florian Beck (Salt to the Sea)
2. Wolf/ Ze'ev (Scarlet)
3. Ivarr Amundsen (Purple Eyes)
4. Liquor (Love Theft #2)
5. Liam (Bridget si Ratu Sekolah)
6. Aladdin (Forbidden Wish)
7. Connor Blake (JBYaM)
8. Linus & Frank (Finding Audrey)

Most Favorite Female Lead:
1. Cinder & Scarlet (Scarlet)
2. Joana (Salt to the Sea)
3. Sophie (The BFG)
4. Solveig (Purple Eyes)
5. Zahra (Forbidden Wish)
6. Audrey Turner (Finding Audrey)
7. Maggie Montgomery (JBYaM)
8. Vianne & Isabelle (The Nightingale)

Most Favorite Couple:
1. Scarlet & Wolf (Scarlet)
2. Florian & Joana (Salt to the Sea)
3. Liquor & Frea (Love Theft)
4. Ivarr & Solveig (Purple Eyes)
5. Liam & Bridget (Bridget si Ratu Sekolah)
6. Aladdin & Zahra (Forbidden Wish)
7. Linus & Audrey (Finding Audrey)

Most Favorite Villain:
1. Queen Levana (Scarlet)
2. Mr. Tiny (Darren Shan saga)
3. Captain Beck (The Nightingale)

Most Favorite Book Cover:
1. Salt to the Sea
2. Honeymoon for Sophie
3. Forbidden Wish
4. Just Between You and Me
5. Negeri Para Roh

Most Favorite Side Characters:
1. Mahar (Maharesa)
2. Iko (Scarlet)
3. Sam (The Vampire's Assistant)
4. Klaus & Shoe Poet (Salt to the Sea)
5. Hades (Purple Eyes)

Rabu, 11 Januari 2017

Kalia by Tyas Putri

★★
Judul: Kalia
Penulis: Tyas Putri
Penerbit: nulisbuku.com
Genre: Romance
Format: Paperback, 187 halaman

•••

Sinopsis:

Banyak yang mengatakan bahwa cinta pertama tak akan pernah terlupakan. Begitu pula dengan Kalia. Setelah mengalami perpisahan yang pahit dengan Gana, cinta pertamanya, Kalia mulai mencoba memulai hidup baru. Seiring berjalannya waktu, Kalia pun jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Indra. Di saat Kalia merasa sudah benar-benar bisa melupakan Gana, takdir berkata lain. Masa lalu yang telah sejak lama dia coba lupakan, kembali lagi secara tiba-tiba.

Dan dalam lingkaran perjalanan mereka berdua, Kalia akhirnya menyadari bahwa apa yang telah dilakukannya selama ini telah melawan takdir. Cintanya kepada Gana, tidak pernah terasa manis. Bukankah seharusnya cinta itu membuat kita merasa bahagia? Namun apa yang dia rasa bersama Gana justru selalu membuat Kalia merasa takut dan sakit. Haruskah Kalia benar-benar mengakhiri kisahnya dengan Gana meskipun jauh di lubuk hatinya dia masih mencintai Gana?


•••

My Review:

Sebelumnya, terima kasih kepada penulis yang sudah memberikan saya kepercayaan untuk mereview bukunya. Ngomong-ngomong, covernya cantik meski setelah baca saya merasa kurang nyambung dengan isi cerita yang nggak bersalju.

Jumat, 28 Oktober 2016

Curhat Buku #7




*bersih-bersih debu*

Hai, semua. Sudah dua bulan lamanya aku nggak menulis di blog ini. Belakangan ini sedang sibuk sekali sampai-sampai untuk menulis resensi buku rasanya super malas meski membaca tetap jalan. Sedikit terkatung-katung dibanding sebelumnya karena harus pinter-pinter bagi waktu sama pekerjaan dan hobiku yang lain.

Jadi, aku akan berbagi kesan tentang buku-buku yang aku baca selama dua bulan belakangan ini. Ada lumayan banyak juga.

Aku mulai, ya. Urutannya acak.



THE EVERLASTING CIRCLE

Buku ini aku baca dalam bentuk e-book, dikasih ARC sama penulisnya yaitu Juliana Haygert. The Everlasting Circle adalah buku terakhir dari trilogi The Everlast. Aku senang banget waktu tahu akhirnya Juliana selesai juga nulis buku terakhir ini. Nunggunya lama banget sampai rindu setengah mati sama Micah. Wkwkwk... Buku ini bergenre romance fantasi, dewa-dewaan gitu. Menurutku serial ini seru, sih. Mungkin juga karena aku keburu kepincut sama Micah wakakaka....

Review lengkapnya ada di Goodreads. Kalau mau baca bisa klik di sini. Hati-hati dengan spoiler dan bahasa inggris pas-pasan.


Rabu, 31 Agustus 2016

Finding Audrey by Sophie Kinsella

★★★★★
Judul: Finding Audrey/ Aku, Audrey
Penulis: Sophie Kinsella
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre: YA, romance, realistic fiction
Format: Paperback, 360 halaman


•••


Sinopsis:

Audrey menderita gangguan kecemasan. Masalah psikologis ini sampai mengganggu kehidupan sehari-hari gadis berusia 14 tahun itu. Kemajuan konsultasinya dengan Dr. Sarah pun berjalan perlahan.

Namun, ketika bertemu Linus, teman abangnya, Audrey jadi bersemangat. Ia merasa nyambung dengan cowok itu, bisa bercerita tentang berbagai ketakutan yang dirasakannya.

Saat persahabatan mereka semakin erat dan kesembuhannya semakin nyata, hubungan romantis yang manis terjalin di antara mereka. Hubungan yang bukan cuma menolong Audrey tapi juga seluruh keluarganya.


•••

Review:

Awalnya sempat bingung mau menyematkan berapa bintang untuk buku ini, yang pasti 4 atau 5. Akhirnya setelah menimbang-nimbang, aku ngasih lima, deh. Kenapa? Soalnya buku ini terasa menyenangkan saat dibaca. Semacam aku ikut mengalami apa yang dialami Audrey sekaligus banyak merenung, dan memikirkan kenapa ini begini, kenapa itu begitu.