Senin, 15 April 2013

A Place Called Here - Cecelia Ahern

5 stars
Judul: A Place Called Here
Penulis: Cecelia Ahern
Genre: Fantasi, ChickLit, Romance

Sinopsis:

Bagaimana aku bisa menggambarkan tempat ini? Ini adalah tempat antara. Seperti lorong yang tidak ke mana-mana, seperti sisa-sisa jamuan prasmanan, tim olahraga yang terdiri atas orang-orang yang tak pernah dipilih, ibu tanpa anaknya, tubuh tanpa jantungnya. Hampir sampai, tapi kurang sedikit. Penuh dengan benda pribadi, tapi kosong, karena pemiliknya tidak ada untuk menyayangi mereka.

Sejak teman sekelas Sandy Shortt menghilang dua puluh tahun lalu, Sandy terobsesi dengan apa pun yang hilang. Tujuan hidupnya adalah menemukan—kaus kaki sebelah yang lenyap di mesin cuci, kunci mobil yang salah letak, maupun hal yang lebih serius, seperti orang yang hilang. Sandy mengabdikan hidupnya untuk menemukan mereka, juga memberikan sepercik harapan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Namun, ketika Sandy sendiri hilang, dia menemukan suatu tempat—berisi orang-orang dan benda-benda yang telah dicarinya seumur hidup. Suatu dunia terpencil, jauh dari orang-orang yang mengasihinya, dari rumah yang ditinggalkannya. Sandy pun kembali mencari—tapi kali ini dia mencari jalan pulang...


My Review:
Aku mulai menyukai tulisan Cecelia Ahern waktu membaca P.S. I Love You, sayangnya belum selesai baca bukunya udah hilang bersama beberapa ChickLit aku yang lain (serius, nggak tau kenapa bisa tiba-tiba hilang...). Lalu aku pun membeli buku ini dan dua buku Cecelia Ahern lainnya (didorong oleh PR yang diberikan Babang You-Know-Who-You-Are). Sudah lama nggak baca novel terjemahan dengan alur yang lambat dan deskripsi yang mendetail awalnya bikin aku cepat capek baca buku ini. Tapi lama-lama aku mulai terbiasa dan mulai menikmati ceritanya.

Seperti yang tertera pada sinopsisnya, buku ini menceritakan tentang Sandy Shortt yang seolah terobsesi oleh sesuatu yang menghilang sejak Jenny-May hilang. Rasa penasarannya membuat orang-orang menganggap dia aneh. Bayangin aja, kaos kaki sebelah menghilang aja dia bisa mencari-cari sampai rumah berantakan. Kalau Sandy ada di rumahku, pasti dia udah bantuin aku nyari novel-novelku yang hilang, ya. Hehehe. Rasa penasaran Sandy ini kemudian membawanya menjadi seorang Garda/ polisi yang mendedikasikan diri untuk mencari orang hilang. Pencariannya itu kemudian membawa Sandy ke suatu tempat yang bernama Sini. Tempat itu adalah dunia di mana orang-orang dan barang-barang yang hilang berada. Dia bertemu dengan orang-orang yang selama bertahun-tahun dicarinya. Tapi ada beberapa orang yang sedang dicarinya malah nggak ada di sana. Salah satunya Jenny-May.

Cerita ini dikemas dengan apik, enak banget mengikutinya meski kadang ada deskripsi yang menurutku nggak perlu disebutkan hanya untuk memanjangkan kalimat. Tapi itu kembali ke selera masing-masing, sih. Menuju ke ending, cerita ini makin seru... apalagi ketika akhirnya Sandy bertemu dengan Jenny-May, dan kenyataan tentang Donal yang ditemukan oleh Jack... aku nggak bisa nahan air mata aku.

Penasaran sama cerita ini? Baca aja bukunya sendiri. ^^

0 komentar:

Poskan Komentar