Jumat, 22 Mei 2015

Curhat Buku #3


Hampir satu bulan sejak curhatan keduaku di blog ini. Tadinya tiap selesai baca pengin langsung curhat, sih. Tapi karena kemarin sempat mengejar deadline terjemahan, jadi aku menahan diri untuk tidak curhat dulu. Lagipula kalau keseringan curhat nanti pada bosan... #perasaansendiriaja


.: RECENTLY FINISHED READING :.


A Midsummer's Nightmare oleh Kody Keplinger.

Salah satu buku YA favorit yang kubaca tahun ini. Lebih bagus daripada The DUFF. Reviewnya bisa dibaca di sini. Menurutku, buku ini patut dibaca oleh para pencinta genre Young Adult Realistic Fiction.


Secret & Lies oleh Kody Keplinger.

Dua buah cerita pendek yang masing-masing merupakan cerita tambahan dari The DUFF dan A Midsummer's Nightmare. Suka banget! Kalau udah baca dua buku yang disebut di atas, cerita tambahan ini harus banget dibaca!

Lukisan Keempat oleh Rina Suryakusuma.

Kalau kamu ingin tahu seperti apa, sih, kehidupan seorang pramugari dan apa yang harus kamu lakukan untuk bisa jadi pramugari... buku ini cocok untuk kamu. Cerita cintanya sederhana tapi manis, menyenangkan untuk dibaca saat butuh bacaan ringan.

Sylvia's Letter oleh Miranda Malonka.

Wah, ini YA lokal yang bagus sekali. Senang banget karena waktu membaca buku ini, aku merasa terhubung dengan tokoh-tokohnya. Isu kepercayaan diri dan eating disorder dibahas di sini, selain itu juga tentang depresi. Aku sangat menantikan karya Miranda berikutnya!


Kaleidoscope Hearts oleh Claire Contreras.

New adult romance yang cukup panas, dipadu dengan kisah cinta yang manis. Buku ini bikin aku memunculkan beragam emosi; kesal, gemas, sedih, juga senang. Dan bocoran lain, buku ini adalah proyek terjemahan pertamaku dari salah satu penerbit mayor. Nanti kalau penerbitnya sudah koar-koar baru aku posting reviewnya, ya.


Cheeky Romance oleh Kim Eun Jeong.

Bisa dibilang novel ini adalah novel Korea favorit aku sejauh ini. Plot ceritanya bikin ngakak, adegan-adegannya pun begitu. Lebih dari itu, siapa sih yang nggak bakalan jatuh hati sama Dokter So Yoon Pyo yang begitu care sama kesejahteraan para ibu hamil? Meski endingnya sudah tertebak sama aku di pertengahan cerita, tetap saja buku ini sangat yummy untuk jadi teman minum teh di sore hari, sambil nyemil kue-kue manis.



Love With a Witch oleh Hyun Go Wun.

Jangan tertipu dengan judulnya. Buku ini bukan cerita fantasi. Penyihir yang dimaksud di sini adalah Yoon Soo An, si tokoh utama wanita yang membuat Jun Hwi merasa seperti tersihir oleh pesonanya padahal Soo An memiliki penampilan yang terbilang biasa-biasa saja, apalagi jika dibandingkan dengan Ian, kembarannya. Kalau kamu menyukai tokoh cewek badass, kamu akan menemukannya pada diri Soo An. Sangat disayangkan, terlalu banyak karakter yang dipakai sebagai sudut pandang membuat beberapa lompatan adegan terasa kurang mulus.



.: CURRENTLY READING :.


Love on the Lifts oleh Jill Santopolo.

Udah lama sekali aku nggak baca novel dengan format di mana aku yang memutuskan ke mana cerita akan mengarah. Ada 11 cowok dalam cerita ini yang nantinya akan jadi my perfect match. Dan aku baru bertemu dengan dua cowok sejauh ini, yaitu Charlie dan Ethan. Dari dua cowok itu, aku baru menamatkan kisahku bersama Ethan yang selalu memberi kejutan. Penasaran juga kalau aku pilih Charlie, akan kayak gimana ceritanya. He seems friendly and sweet.


Vampir Broken Heart oleh Michele Bardsley.

Buku ini adalah pemberian dari Fantasious untuk direview. Terima kasih banyaaak... bukunya cantik sekali layout dalamnya. Huhuhu... jadi betah bacanya. Terjemahannya juga enak banget, khas Angelic Zaizai. Baru baca sekitar 17 halaman, dan sepertinya ceritanya bakal sangat menarik.


Love in the Present Tense oleh Catherine Ryan Hyde.

Masih belum selesai baca ini, ceritanya bagus hanya saja agak dark gitu suasananya jadi aku bacanya santai dan pelan-pelan banget. Kayanya bakal butuh waktu buat menyelesaikannya karena disambi baca buku-buku lain juga. Hehehe....

A Monster Calls oleh Patrick Ness.

Aku lagi baca versi ebooknya. Baru 1 bab dan suasananya udah mencekam sekali. Pantas saja Patrick Ness banyak disukai. Sepertinya aku akan jadi salah satu fansnya juga. Tapi aku menunda baca buku ini karena sedang pesan paperbacknya. Buku bagus lebih nikmat dibaca sambil dielus-elus. Ya, kan?


.: TO READ NEXT :.

Baru aja sampai di rumah! PO di Periplus Online.
Covernya nggak secantik buku pertamanya, sih.
Tapi tetap saja cantik. Hmm... apa cewek di cover itu
Lara Jean juga?
Niatnya mau baca ini atau I am Malala buat baca bareng
BBI bulan Mei. Semoga keburu.

XOXO,


2 komentar:

Orin sekarang jadi penerjemah?

@Lina: Iya, Lin. Baru perdana, nih. Doakan karir penerjemahnya panjang dan lancar, yah. xD

Poskan Komentar