Kamis, 19 November 2015

[BLOG TOUR] Review dan Giveaway: So I Married The Anti-fan by Kim Eun Jeong




Judul: So, I Married The Anti-fan
Penulis: Kim Eun Jeong
Genre: Romance, Chicklit
Format: Paperback, 525 halaman (new cover)


Sinopsis:

Aku tinggal dengan idola paling terkenal se-Korea.Tapi Aku adalah antifan-nya.

H, salah satu bintang pemicu hallyu wave akan tinggal dengan antifan-nya dalam sebuah variety show.

Mr. H: Tentu saja aku bisa menangani antifan-ku. Aku ini pria yang penuh dengan kejutan

Ms. L: Sebagai antifan-nya, aku akan membuka semua rahasia busuknya. Lihat saja nanti

Begitu berita itu keluar, para fans Mr. H segera membentuk pertahanan untuk melindungi idolanya.

Dan jika Ms. L melukai Mr. H barang sedikit pun maka mereka tidak segan2 untuk bertindak.


Review:

"...bagaimana mungkin Anda memecat saya begitu saja tanpa mendengar penjelasan saya terlebih dahulu? Tidak masuk akal."


Gara-gara sebuah insiden kecil dengan Hu Joon di acara pembukaan Klub Benny, Geun Yong dipecat dari pekerjaannya sebagai wartawan. Rumor mengatakan pemecatan tersebut adalah permintaan dari pihak Hu Joon, si aktor hallyu yang sedang populer itu. Hal ini membuat Geun Yong marah dan tidak bisa menerima ketidakadilan yang dialaminya hingga akhirnya Geun Yong berbuat nekat dengan menjelek-jelekkan Hu Joon di depan kantor agensinya. Sayangnya, Geun Yong salah langkah. Perbuatannya itu malah menjatuhkan dirinya sendiri. Para penggemar Hu Joon naik pitam dan mengancam Geun Yong.

Memanfaatkan keadaan, PD Han menawarkan Hu Joon dan Geun Yong untuk membintangi variety show di mana mereka berdua diharuskan untuk bekerja sama sebagai artis dan manajernya. Acara tersebut diberi tajuk So, I Married The Anti-fan. Menurutku sebenarnya judul ini agak kurang pas mengingat Geun Yong hanya berperan sebagai manajer Hu Joon saja dan bukannya istri. Tapi ya, sudahlah... bukan masalah besar.

Cerita ini menurut saya sangat menghibur, apalagi jika pembacanya juga adalah penggemar drama Korea. Ya, kisah ini benar-benar membuat saya merasa sedang menonton saja. Apalagi saat ini syuting untuk dramanya sedang berjalan dengan Park Chanyeol (my ultimate K-Pop bias!) sebagai pemeran Hu Joon.

Geun Yong dan Hu Joon.
Kalau menilai dari fotonya, sih... pemeran Geun Yong agak
ketuaan untuk bersanding dengan Chanyeol. Tapi kalau
secara usia karakter di buku, Chanyeol memang kemudaan, ya!
Nah, mari kita lanjut lagi dengan reviewnya. Setelah episode pertama tayang, Geun Yong malah makin terpuruk! Apalagi karena scene yang ditayangkan membuat Geun Yong terkesan sengaja melakukan hal yang membahayakan Hu Joon dan hal ini jelas membuat posisi Geun Yong semakin terpojok. Bukan tidak mungkin hal yang tidak menyenangkan bisa terjadi pada Geun Yong karena kemarahan fans Hu Joon.

Serunya lagi, cerita ini tidak hanya berpusat pada permusuhan Geun Yong dengan Hu Joon saja, tapi ada juga masalah lain yang tidak kalah menariknya seperti hubungan Hu Joon dengan In Hyong (mantannya) dan JJ si antagonis yang iri pada keberuntungan dan ketampanan Hu Joon. Ada adegan-adegan yang membuat emosi naik turun, bahkan pada satu titik saya menangis tersedu-sedu.

Karakter-karakter dalam buku ini memiliki kekuatannya masing-masing. Tidak sulit untuk membedakan mereka. Di sinilah kekuatan novel ini selain plotnya. Saya suka sekali dengan karakter Hu Joon yang tsundere. Dia sering marah-marah, tapi sebenarnya dia khawatir. Selain itu saya tidak bisa tidak ketawa tiap kali Hu Joon malah memuji diri sendiri saat merasa gugup di depan Geun Yong. Karakter Geun Yong pun tidak kalah menarik. Geun Yong adalah seorang wanita yang mandiri meskipun awalnya dia seperti hidup segan mati tak mau saking mengerjakan segala hal dengan setengah-setengah, tidak sepenuh hati. Pertemuannya dengan Hu Joon mengubah banyak hal selain kebiasaannya banyak bicara. Meski begitu Geun Yong adalah karakter yang selalu jujur pada diri sendiri. Karakter pendamping seperti Ji Hyang, In Hyong, JJ, PD Han, Yoon Gun, Su Hwan, kepala bagian, sampai orangtua Geun Young dan ibu Hu Joon juga sangat terasa kekuatannya meski kemunculannya sedikit. Penulis berhasil menggambarkan mereka dengan begitu nyata. Salut.

Saya juga puas dengan ending cerita ini dan jadi tidak sabar untuk menonton dramanya!





Nah, setelah membaca review di atas... apakah kamu jadi ingin membaca buku ini juga? Kalau ya, ada kabar baik. Kamu bisa mendapatkan buku ini secara gratis! Saya dapat jatah dua buku dari Penerbit Haru untuk dibagikan!

Syaratnya mudah:

  1. Kamu harus berdomisili di Indonesia karena pengiriman hadiah hanya untuk Indonesia saja.
  2. Follow saya lewat GFC atau Twitter @orinthialee (karena saya juga akan mengumumkan pemenang di sana. Beritahu saya di kolom komentar ya yang mana yang kamu follow. Jangan lupa juga follow @penerbitharu di Twitter, ya.
  3. Cantumkan alamat email kamu dengan format contoh [at] yahoo [dot] com (ini untuk mencegah emailmu terkena spamming).
  4. Share giveaway ini lewat akun socmedmu dengan hashtag #SoIMarriedTheAntiFan dan cantumkan linknya di kolom komentar.
  5. Apa pendapat kamu tentang Anti-fan? Tuliskan jawabannya singkat saja di kolom komentar.
Giveaway ini akan berlangsung sampai tanggal 26 November 2015.



Ada cara lain lagi untuk mendapatkan buku ini, yaitu dengan mengikuti Kuis Finale yang diadakan oleh Penerbit Haru! Caranya, kumpulkan kepingan huruf yang ada di akhir postingan setiap host blog tour ini. Pastikan kalian mengikuti rangkaian blog tour ini sampai selesai, ya! Nanti seluruh kepingan huruf ini harus kalian susun. Nah, kepingan untuk blog saya ada di bawah ini:


Semoga beruntung!

XOXO,


19 komentar:

nama: naely ulya
domisili: Mataram, Ntb
akun twitter:@naelyulya
email:naelyulya(at)gmail(dot)com
akun yang difollow: akun twitter

jawaban:
mereka merupakan seorang yang kurang kerjaan, haus perhatian,penyeimbang seorang fans, dan seorang yang paling update dengan kabar terbaru seorang idol bahkan memfollow seorang idol di akun social medianya.

Nama: Didi Syaputra
Twitter: @DiddySyaputra
Email: syaputradiddy [at] gmail [dot] com
Domisili: Tembilahan, Riau
Follow melalui: GFC dan Twitter

Anti-fan adalah fans yang sesungguhnya (sejati). Hanya saja dia mengungkapkannya dengan cara berbeda. Kepeduliannya terhadap Idol ditunjukkan melalui koreksi-koreksi yang selalu dia ungkap di berbagai keadaan. Meskipun terlihat buruk tapi menurutku justru sangat baik bagi kelangsungan karier sang Idol, agar sang Idol selalu bisa melihat dan memperbaiki kekurangannya serta tidak terlena dengan pencapaian kariernya saat ini, agar terus mengeksplor kemampuan untuk menjadi yang lebih baik lagi. So, be positive thinking!

Terima Kasih!

Nama: Larasestu Hadisumarinda
Domisili: Jakarta
Twitter: @ecocriticismeve
E-mail: larasestuhadisumarinda [at] gmail [dot] com
Follow melalui: Twitter


Jawaban:
Anti-fans itu haters garis keras. Yang saking bencinya alih-alih gak peduli dan acuh gak acuh dia justru tahu semua-muanya soal si idol ini. Bingung kan? Iya, ini membuktikan benci dan cinta itu beda-beda tipis lah ya. Anti-fans itu adalah fans yang ekstrim, mereka menggemarimu dengan cari yang sebaliknya dilakukan seorang fans.

Nama: Annisa Nuramdhani
Domisili: Cirebon
Twitter: @niszari
E-mail: nuramdhania [at] gmail [dot] com
Follow melalui: Twitter
link share :https://twitter.com/niszari/status/667812255304560640
jawaban : anti-fans itu menurut aku sih lovers yang selalu nyari tau tentang si idol. mungkin dia ke sirian sampai harus jadi haters dan anti-fans ., kalau idolnya bisa ngertiin anto-fans mungkin juga Anti-fans bisa jadi Fans-Lover kok ;)

Mita Oktavia
@Oktaviamithaa
Bogor, Jabar
greenchochobichocolate[at]gmail[dot]com
Follow melalui GFC dan Twitter
Share: https://twitter.com/OktaviaMithaa/status/667923131000971264

Menurut saya, anti-fans itu adalah orang yang berlebihan dalam bersikap. Contoh nyata dari ungkapan yang bilang, "jangan terlalu membenci sesuatu karena mana tahu perasaan benci itu akan berubah jadi cinta. Jangan juga terlalu mencintai sesuatu karena mana tahu perasaan cinta itu akan berubah jadi benci."
Kebahagiaan orang kan beda-beda jenisnya, kalau bagi fans kebahagiaan adalah ketika sedang mengagung-agungkan idolanya dan menunjukan kecintaannya, sedangkan kebahagiaan bagi seorang anti-fan adalah ketika mendapat celah keburukan dari idola dan menunjukan kebenciannya itu.
Ya, mencintai dan mengidolakan sewajarnya saja. Jangan terlalu berlebihan.


Terima kasih! ^^

Nama: Hany adiasih
Domisili: malang
Twitter: @hany_aln
E-mail: hanyadiasihh[at] gmail [dot] com
Follow melalui: Twitter


Jawaban: Antifans positif : orang yang memiliki pandangan yang berbeda dengan fans. dia akan mengomentari kekurangan idol dengan objektif
antifans negatif: orang yang sok dengan sebelah mata menghujat idol tanpa alasan yang mendasar.

link share : https://twitter.com/hany_aln/status/668008135781515264

Nama : Naning Pratiwi
Domisili : Tulungagung, Jatim
Akun Twitter : @chelseas_lovers
Email : chelsea_lovers83(at)yahoo(dot)com
Akun yang difollow : Twitter (@chelseas_lovers)dan GFC
(Naning Pratiwi)

Antifans itu fans yang benci sama seorang (atau lebih) idola. Dan alasannya, hanya dia yang tahu :D :D :D

Nama: Safitri Ariyanti
Twitter: @safitriariyanti
Email: safitriariyanti [at] gmail [dot] com
Domisili: Lampung Tengah
Follow melalui: GFC dan Twitter
Link share: https://twitter.com/safitriariyanti/status/668252912510898176

Menurutku, antifan itu punya nilai positif. Anti-fan adalah orang yang menilai bahwa idol bukan dewa yang harus selalu dipuja-puja. Anti-fan itu orang yang menganggap seorang idol tidak layak menjadi seorang publik figur karena ada perilakunya yang buruk, idol tidak punya kemampuan dibidang yang ia geluti, idol hanya memanfaat keuntungan dari faktor lain, misalnya: fisik, rumor, skandal dll untuk mendongkrak popularitas. Jadi, menurutku antifan itu adalah pengamat sejati dari seorang idol.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

nama : Fatimatus Z
twitter : cherryelf88
email : cherryelfline[at]gmail[dot]com
link share : https://twitter.com/cherryelf88/status/668464665756721155

Dulu aku juga seorang antifan suatu grup musik. Cibir sana-sini. Benci dengan apapun yang mereka lakukan. Sirik sama penggemarnya yang bejibun dan mikir "kenapa sih banyak yang suka?! Padahal cuma githu doank lelakunya."
Tapi berjalannya waktu dan tuanya usia, aku sadar ga ada idola yang sempurna. Semua punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak ada musik yang paling baik, yang ada cuma "ini seleraku, itu seleramu." Itu masalah selera. Dan aku mulai menghargai selera dan perbedaan kita semua :)

Jadi menurutku antifans hanya kurang sedikit saja menghargai perbedaan itu.

Nama: Muslihatin Khuril Rosyida
Domisili: Surakarta, Jawa Tengah
Twitter: @khurilrosyida
Email: khurilrosyida[at]gmail[dot]com
Link share:
https://twitter.com/KhurilRosyida/status/668585218589102081
https://www.facebook.com/khuril.rukia/posts/1069329123100175?pnref=story
Follow melalui: GFC dan twitter

antifan menurut aku mungkin fans yang salah dalam mengekspresikan rasa sukanya. kalo benar benar gak suka ngapain coba capek2 nulis buat yang d benci sampe cari infomasi yang mendetail, dan buat sesuatu yang aneh-aneh kaya orang kurang kerjaan dan buang tenaga, lebih baik buat karya sendiri dari pada menghujat orang lain.

Nama: Sahla Salima
Twitter: @sahlasalima
Email: sahla.salima[at]gmail[dot]com
Follow: GFC
Link share: https://twitter.com/sahlasalima/status/668589208739536898

Menurutku, anti-fans itu orang yang sirik sama kesuksesan, kecantikan/ketampanan, prestasi, dll yang dimilik oleh artis yang dibencinya. Suka atau tidak suka sama sesuatu kan wajar, hampir segala sesuatu yang ada di dunia pasti punya pro kontra, bisa ada yang suka, bisa juga ada yg tidak suka. Karena setiap orang berbeda-beda selera, preferensi, latar belakang pandangan, pendidikan dan semacamnya. Tetapi kalau sampai membeci dengan cara yang berlebihan, mencari-cari kesalahan si artis, menyebarkan aib atau bahkan rumor yang tidak benar, itu sudah cara yang keterlaluan. Dan menurutku, pasti ada sebab kenapa orang sampai melakukan itu. Sebabnya, bisa jadi karena mereka sirik, "akting pas-pasan kaya gitu aja, bisa terkenal." atau "modal tampang doang", dsb. Tetapi, di sisi lain, anti-fan juga bisa menjadi 'pengontrol' bagi para artis agar tetap berhati-hati dalam bersikap dan berbicara.

Anw, aku penasaran banget sama buku ini karena bahkan sampai diangkat jadi drama >,<
Wish me luck!

Halo, salam kenal :)

Nama : Sapta Resita Putri
Twitter : @blondeetae (aku follow lewat twitter ya^^)
Email : resitaputri1[at]gmail[dot]com
Link share : https://twitter.com/blondeetae/status/668797149241413633

Anti fan itu sejenis haters. Kebanyakan dari mereka suka sekali membuat atau menulis tentang hal-hal buruk jika itu menyangkut artis yang tidak disukainya. Tapi terkadang menurut saya, anti fan justru merupakan orang-orang yang selalu mengikuti perkembangan artis yang dia benci itu. Tidak tahu kenapa tapi mereka itu senang sekali kalau artis yang mereka benci itu jatuh apalagi prestasinya lebih buruk dari artis idola mereka. Kalau menurut saya, beberapa orang yang mengaku anti fan itu mungkin saja iri akan hal-hal yang artis lain punya ataupun raih tetapi tidak bisa diraih oleh artis idolanya. Karena itu, mereka kerap mencoba menjatuhkan artis-artis itu dengan berbagai cara baik komen negatif bahkan sampai rumor yang tidak jelas asal-usulnya.

Tapi bagaimanapun juga, anti fan itu wajar karena tidak mungkin ada artis yang hanya memiliki fan-fan setia tanpa mereka yang mengkritiknya. Namun jangan sampai rasa tidak suka itu membuat para anti fan melakukan hal yang kelewat batas, karena itu bisa berpengaruh pada artis-artis yang mereka benci.

Makasi :)

Follow via twitter @tasyaamanda95
Email : tasyamanda9525[at]gmail[dot]com
Link share : https://twitter.com/tasyaamanda95/status/668988073338736640
Apa pendapat kamu tentang Anti-fan?
Menurutku anti fan adalah orang yang melihat seorang artis figur hanya dari kacamata kesalahan dan kekurangannya saja. Dan apabila artis tersebut mempunyai sebuah prestasi seorang anti fan hanya akan mencemooh dan tidak menghargai artis tersebut, dan saat artis tersebut mempunyai kesalahan yang terkuak ke media publik seorang anti fan akan menghujatnya habis-habisan.

Nama/Domisili : Esa Nadia Mubariqah/Bogor, Jawa Barat
Akun twitter : @esanadia
Email : esa.mubariqah[at]gmail[dot]com
Follow via : twitter
Link share : https://twitter.com/esanadia/status/669024639033577472

Apa pendapat kamu tentang Antifan?
orang yang gasuka sama seorang idol, politikus, atau orang orang terkenal lainnya. orang yang selalu nyari kekurangan orang orang terkenal itu dan mempublikasikannya. fans yang tertunda karna mungkin saat dia nyari sesuatu yang bisa dia kagumi dari orang itu, ia malah menemukan kekurangannya. Orang yang selalu menutup mata akan kelebihan orang terkenal tsb.

Nama: Aya Murning
Twitter: @murniaya
Email: ayamurning(at)gmail(dot)com
Link share: https://twitter.com/murniaya/status/668953848648613888
Sudah follow twitter & blog via GFC

Jawaban:

Menurutku, anti-fan adalah manusia-manusia yang mendeklarasikan dirinya sebagai pembenci sesuatu/seseorang. Tetapi tidak semua dari mereka itu buruk. Karena anti-fan bisa dibagi jadi 3: santai, nyinyir, dan nekat.
Anties yang santai artinya dia tidak pernah memedulikan atau berkomentar apa pun tentang yang dibencinya itu.
Anties yang nyinyir adalah mereka yang bikin kuping dan mata panas yang sering nongol di media sosial dengan kata-kata buruknya. Sebenarnya maksudnya baik mau mengkritik untuk perbaikan, tapi cara penyampaiannya saja yang salah.
Anties yang nekat adalah mereka yang bisa melakukan kekerasan kepada artisnya langsung bahkan percobaan pembunuhan secara terselubung seperti yang ada banyak di Korea. Tipe yang ini yang harus diwaspadai dan ditindaklanjuti.

Nama: Arum Okta S
Twitter: @okta_s3233pm
Email: arum[dot]okta12 [at] gmail [dot] com
Domisili: Mojokerto
Follow melalui: GFC dan Twitter
Link Share : https://mobile.twitter.com/Okta_S3233PM/status/667487216382382080?p=v


Anti fans itu Ibarat pisau bermata 2 , disatu sisi anti fans membawa sisi positif seorang idola karena mereka itu ibarat seorang kritikus yang terus mencari celah atau kekurangan seseorang . Nah disinilah seorang idola bs mengetahui kekurangannya dan bs memperbaiki kekurangan tsb .

Sedangkan sisi Lain nya seorang anti fans itu terus mencela , berkomentar buruk atau sampai melakukan perbuatan yg bisa membahayakan seorang idola . Nah inilah bahayanya kalau mencela atau berkomentar buruk secara terus menerus bisa saja menjadi tekanan psikologis bagi idola dan tentu saja ini akan berdampak buruk pd idola tsb .Tidak hanya itu mereka juga terkadang mencelakai idola yng mereka benci , hal ini membuat mereka menjadi pelaku kriminalitas tanpa mereka sadari. Anti fans adalah Fans yang tertunda yang terkadang nih mereka memfitnah dan mencelakai idola tanpa tau fakta sebenarnya dr idola itu , gak jarang juga setelah lama jd anti fans mereka mulai mencintai idola tsb tapi gengsi untuk mengubah title mereka dr anti fans menjadi Fans.

Nama: Silmi
Twitter: @Takamiwa_
Domisili: Kediri, Jatim
Email: silmitakagi(at)gmail(dot)com
Link Share: https://twitter.com/Takamiwa_/status/669372384437145600
Follow melalui: Twitter


Antifan menurutku adalah jenis lain dari Fans. Yang sedikit membedakan Antifan dengan Fans murni adalah kekeliruan Antifan dalam memahami kekurangan si Idola.
Mana bukti kalau Antifan adalah Fans? Pada dasarnya rasa benci itu muncul akibat kecewa atas sesuatu yang kita harapkan pada objek tertentu (Idola) tidak terwujud. Berarti Antifan sebenarnya 'mengidolakan'' objek tersebut namun ada sebagian harapannya yang tidak terpenuhi. Bisa dibilang, Antifan sebenarnya fans yang tersakiti :v

Tapi mau gimanapun, Antifan tetaplah fans rendahan meski mereka terkadang lebih update dan paham seluk beluk mengenai si Idola. Di saat mereka bisa memilih mengerti dan memahami kekurangan si Idola seperti Fans murni, kenapa harus memilih benci?

Nama: Anis Maryani
Twitter: @AniEzNarutoOVA
Domisili: Jakarta Utara
Email: anis_tudor9b[at]ymail[dot]com
Follow melalui: Twitter
Link tweet: https://twitter.com/AniEzNarutoOVA/status/669894524559192064

Anti-fan adalah orang yang bertingkah selayaknya fans dengan mencari-cari tahu info terbaru dari artis tsb namun dengan tujuan yang berbeda. Dengan cara yang seperti itu, menurut saya mereka telah menghabiskan waktu dengan hal sampah yang tidak berguna. Mereka hanya semakin ingin memperkuat argumen bahwa idola tsb memanglah harus dibenci. Justru hal baik yang idola itu lakukan dianggap remeh. Meski begitu, ada juga anti-fan yang memegang prinsip "keep calm, stay cool". Mereka hanya tidak ingin melihat artis tsb tampil di media sosial. Jadi mereka tidak mencari tahu, justru menghindari. Saya adalah tipe anti-fan yang terakhir.

Poskan Komentar