Jumat, 31 Oktober 2014

Fangirl by Rainbow Rowell


Judul: Fangirl
Penulis: Rainbow Rowell
Genre: Romance, Young-adult
Penerbit: Penerbit Spring
Halaman: 456 halaman

Sinopsis:

Cath dan Wren—saudari kembarnya—adalah penggemar Simon Snow. Oke, seluruh dunia adalah penggemar Simon Snow, novel berseri tentang dunia penyihir itu. Namun, Cath bukan sekadar fan. Simon Snow adalah hidupnya!

Cath bahkan menulis fanfiksi tentang Simon Snow menggunakan nama pena Magicath di Internet, dan ia terkenal! Semua orang menanti-nantikan fanfiksi Cath.

Semuanya terasa indah bagi Cath, sampai ia menginjakkan kaki ke universitas. Tiba-tiba saja, Wren tidak mau tahu lagi tentang Simon Snow, bahkan tak ingin menjadi teman sekamarnya! Dicampakkan Wren, dunia Cath jadi jungkir balik. Sendirian, ia harus menghadapi teman sekamar eksentrik yang selalu membawa pacarnya ke kamar, teman sekelas yang mengusik hatinya, juga profesor Penulisan Fiksi yang menganggap fanfiksi adalah tanda akhir zaman.


Seolah dunianya belum cukup terguncang, Cath juga masih harus mengkhawatirkan kondisi psikis ayahnya yang labil. Sekarang, pertanyaan buat Cath adalah: mampukah ia menghadapi semua ini?

My Review:

Rainbow Rowell adalah seorang penulis yang pandai merangkai ceritanya. Ide yang diambilnya terpapar lewat sinopsis yang menarik, dan jujur saja membuat saya penasaran untuk membaca dan menikmati tutur kisahnya.


Sebagai seorang penggemar suatu fandom (meski saya tidak menulis fanfiksi untuk karakter-karakter seperti Simon Snow), saya bisa sedikit memahami cara berpikir tokoh Cath dalam buku ini. Menyukai sebuah fandom sampai mengenali seluk-beluknya memang suatu hal yang menyenangkan, memberi semacam kepuasan tersendiri. Apalagi berhasil menulis fanfiksi yang mendapatkan perhatian dari banyak orang yang membacanya. Saya kadang-kadang membaca fanfiksi, dan memang banyak sekali penulis fanfiksi yang seperti Cath. Mereka berbakat, punya potensi untuk menjadi penulis handal andai saja mereka mau melangkah keluar dari zona nyaman. Persis seperti Cath, yang lebih suka menumpang di dunia Simon Snow dan sangat keberatan diminta membuat dunia untuk karakternya sendiri.

Buku ini juga menyodorkan kisah tentang keluarga Cath, tentang ayahnya yang memiliki mental disorder, tentang Wren--saudari kembar Cath--yang menginginkan kebebasan saat mereka masuk kuliah dan menjauh dari Cath lalu dekat dengan Courtney (oh, saya tidak suka sekali dengan Courtney!). Persahabatan dan cinta pun ada di dalam buku ini. Paket lengkap, bukan? Tokoh Reagan yang menjadi teman sekamar Cath merupakan salah satu karakter yang saya suka. Entah kenapa saya ingin mengetahui seperti apa kehidupan Reagan, dan berharap Reagan menemukan pasangan yang lebih baik dari Levi. Karena Levi udah tidak boleh dipisahkan dari Cath. Hahahaha....

Dan satu lagi yang paling saya suka... manisnya hubungan Cath dengan Levi! Cath beruntung sekali bisa bertemu dengan seorang pemuda seperti Levi. Oh, saya tidak bisa bercerita tentang Levi tanpa menyebarkan spoiler di sana-sini! Bagaimana kalau kamu baca sendiri bukunya?

Segera ke toko buku dan bawa Fangirl ke kasir! Kisah Cather Avery ini akan menjadi teman yang menyenangkan untukmu beberapa hari ke depan.


XOXO,





PS. Buku ini pemberian gratis dari Penerbit Spring untuk direview. Dan review ini adalah review jujur yang datang dari hati. :"D

1 komentar:

Reagan itu sebenarnya anak bandel, tapi baik hati ya Kak? :D Aku juga masih penasaran soal si Abel itu, soalnya hanya sekadar diperankan pas Cath butuh semangat awal masuk kuliah, hihi/

Fangirl by Rainbow Rowell

Poskan Komentar