Rabu, 02 Desember 2015

Circo de Patrimonio by Sylvee Astri


Judul: Circo de Patrimonio
Penulis: Sylvee Astri
Penerbit: deTEENS
Genre: Young Adult, Romance
Format: Paperback, 268 halaman


Sinopsis:

Casa de Patrimonio, sebuah panti asuhan yang melatih anak-anaknya menjadi pemain sirkus. Di tempat inilah, Frene, si pelempar pisau tumbuh besar. Dia bertemu dengan Stella, seorang pecinta sirkus yang dilarang orang tuanya untuk menonton sirkus lagi, saat sedang promosi. Tentu saja Stella tertarik dengan Circo de Patrimonio. Kemudian, Stella mengenal Luce, cewek yang sangat dicintai Frene, tapi belum menjawab pernyataan cinta Frene, juga Cent, cowok yang takkan seorang wanita pun bisa menolak.

Konflik mulai terjadi, mulai dari cedera pemain, perizinan pertunjukan, permasalahan keluarga, juga percintaan. Semua terangkum manis dalam Casa de Patrimonio.

***

“Awalnya, Ella menolak. Tapi, papamu terus memaksa. Akhirnya, Ella menuruti keinginan papamu. Ella terlalu percaya pada papamu, mungkin karena terbuai oleh ucapan manis papamu hingga mereka melakukan gerakan yang sangat berbahaya. Ella bergantung di udara, hanya dengan menggenggam tangan papamu. Mereka berputar cepat di atas, lalu pegangan papamu terlepas.”

Napas Stella tertahan. Lepas?


My Review:

Circo de Patrimonio adalah novel debut dari Sylvee Astri yang merupakan salah satu dari 2 naskah terbaik dari 10 nominasi lomba novel berhadiah jalan-jalan ke Sepang yang diadakan oleh penerbit DIVA Press. Menurutku, ini adalah debut yang sangat baik. Aku suka sekali hingga tidak ragu menyematkan lima bintang.

Karakter utamanya, Stella, adalah seorang gadis yang sangat mencintai sirkus. Sejak kecil, kedua orangtuanya sering sekali mengajaknya untuk menonton sirkus, bahkan Stella juga pernah ikut kursus sirkus. Namun tiba-tiba saja, kedua orangtuanya menjadi orang yang paling benci dengan sirkus, membuat Stella bingung karena mereka pindah dari Quebec ke Paris, lalu pada akhirnya ke Bilbao untuk menghindari sirkus. Namun, rupanya sirkus tidak meninggalkan Stella begitu saja. Di Bilbao, Stella bertemu dengan Frene, seorang pemain sirkus yang sangat mahir melempar pisau. Lewat perkenalan dengan Frene, Stella memasuki kehidupan sirkus lagi bersama orang-orang di Casa de Patrimonio.

Aku kagum dengan riset yang dilakukan oleh Sylvee mengenai sirkus dan juga Bilbao. Rasanya benar-benar seperti sedang terlibat langsung di dalamnya. Aku ikut terkagum-kagum melihat gedung-gedung tempat latihan sirkus, dan membayangkan anak-anak yang berlatih akrobat di sana. Pengalaman yang menyenangkan sekali.

Karakter-karakternya pun kuat. Setiap tokoh punya ciri khas masing-masing, juga kekurangan dan kelebihan sendiri-sendiri.

Tokoh yang paling aku suka di buku ini adalah Cent. Cowok yang memiliki karakter dewasa dan sepertinya memang bikin siapa pun bisa jatuh cinta begitu saja padanya

Great job, Sylvee! Nggak sabar untuk baca buku-bukumu berikutnya!


XOXO,


0 komentar:

Poskan Komentar