Tampilkan postingan dengan label Ilana Tan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilana Tan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 April 2015

Curhat Buku

Curhat Buku akan jadi meme pertama yang dihosting oleh blog Orinthia's Bookshelf. Horeee. 

Isinya tentu saja berupa curhatan seputar buku seperti baru baca buku apa, lagi baca apa, mau baca apa, atau curhatan lain seperti buku yang akhirnya masuk rak DNF. Intinya apa aja selama bersangkutan dengan buku. Meme ini boleh dilakukan kapan aja, nggak mengikat. Kapan aja mau curhat, ya... silakan. Aku bikin meme ini untuk curhat tentang buku-buku yang aku mungkin nggak sempat buat review penuhnya. Lumayan buat mengisi kekosongan saat blog belum diupdate.



.: RECENTLY FINISH READING :.


 

In A Blue Moon karya Ilana Tan. 

Well, siapa yang nggak tahu Ilana Tan? Pengarang mega bestseller yang buku-bukunya terus dicetak ulang saking lakunya. Buku ini adalah buku terbaru penulis misterius tersebut. Dari sebelum terbit, gaungnya udah terdengar di mana-mana. Penggemar-penggemarnya udah ribut nggak sabar pengin nimang bukunya. Pre Order kebanjiran pesanan karena semua ingin punya bonus apronnya. Waktu itu aku nggak ikutan, sih. Soalnya nggak tahu mau dipakai kapan apron itu. Daripada nanti cuma jadi timbunan nggak terpakai lebih baik buat orang yang benar-benar ingin. Dan akhirnya, setelah mupeng ngeliatin jeritan orang-orang yang udah baca buku ini lebih dulu dari aku, aku pun menerima buku ini dari Pak Kurir JNE. Iya, aku belinya online di toko buku langganan aku.

Selasa, 29 Januari 2013

Sunshine Becomes You by Ilana Tan

4 Stars
Judul: Sunshine Becomes You
Penulis: Ilana Tan
Genre: Romance
Sinopsis:


“Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.”

Ini adalah salah satu kisah yang terjadi di bawah langit kota New York…
Ini kisah tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan…
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.

Awalnya Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu—malaikat kegelapannya yang sudah membuatnya cacat.
Kemudian Mia Clark tertawa dan Alex bertanya-tanya bagaimana ia dulu bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapannya.

Awalnya mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.
Kemudian Alex Hirano tersenyum dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.

Review:
Saya suka buku ini. Sesederhana itu. Dari waktu baca tetralogi 4 musim, saya udah menyukai cara Ilana Tan bercerita. Kata-kata yang dipakai nggak puitis, mudah buat dibaca dan dipahami banget. Saat membacanya, saya bisa sambil membayangkan adegan dalam cerita itu seperti dalam sebuah film. Plot yang manis ini bikin saya terhanyut. Bagaimana ketika Mia Clark bertemu untuk pertama kalinya dengan Alex Hirano, bagaimana cinta di antara mereka bertumbuh perlahan-lahan secara alami... semuanya itu saya suka. Dan saya bisa memahami perasaan Mia Clark yang tidak ingin berpacaran karena kondisinya yang nggak menentu itu, juga bisa mengerti kenapa Mia Clark sempat menghindari Alex Hirano ketika dia sendiri menyadari kalau dia mencintai pemuda itu. Meskipun buat segelintir orang, tindakan itu bodoh, tapi orang-orang yang dalam keadaan seperti Mia Clark menganggap itu penting karena mereka nggak mau setelah berpacaran lalu mereka terpaksa meninggalkan pacar mereka melalui kematian.

Dan saya penasaran, seenak apa kopi buatannya Mia Clark! xDDD