Tampilkan postingan dengan label Fantasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fantasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juni 2016

A Court of Thorns and Roses by Sarah J. Maas

★★
Judul: A Court of Thorns and Roses
Author: Sarah J. Maas
Penerbit: Bloomsbury Children's
Genre: Fantasy, Romance, New Adult
Format: ebook, 365 halaman

•••

Sinopsis:

Sebuah serial baru yang mendebarkan dan menggoda dari penulis bestseller New York Times; Sarah J. Maas. Memadukan Beauty and the Beast dengan dunia peri.

Ketika Feyre—seorang gadis pemburu berusia sembilan belas tahun—membunuh seekor serigala di hutan, sesosok monster datang untuk menuntut balas. Diseret ke negeri ajaib yang berbahaya yang hanya diketahuinya dari legenda-legenda, Feyre mendapati bahwa penawannya bukan binatang, melainkan Tamlin—salah satu dari peri yang abadi sekaligus mematikan yang pernah memerintah dunia mereka.

Selama Feyre tinggal di negeri peri, perasaannya pada Tamlin berubah dari permusuhan yang dingin menjadi gairah berapi-api yang membakar melalui setiap kebohongan dan peringatan yang diberitahukan kepadanya mengenai dunia peri yang indah dan berbahaya. Namun, sebuah bayang kegelapan yang jahat dan kuno tumbuh di negeri peri, dan Feyre harus menemukan cara untuk menghentikannya… atau kiamat akan mendatangi Tamlin—dan dunianya—selamanya.
Sempurna untuk penggemar Kristin Cashore dan George R. R. Martin, buku pertama serial yang seksi dan penuh aksi ini sangat mustahil untuk ditutup!

•••

Review:

Review ini penuh spoiler, jadi tanggung sendiri kalau mau baca, yah....

Kamis, 05 Mei 2016

Bridget si Ratu Sekolah by Paige Harbison

★★★★★
Judul: Bridget si Ratu Sekolah
Penulis: Paige Harbison
Penerbit: Penerbit Esensi
Genre: Realistic Fiction, Fantasy, Teenlit/ YA
Format: Paperback, 244 halaman

•••

Sinopsis:

Bridget adalah gadis yang cantik dan populer di sekolahnya. Sayangnya, ia sangat sombong, egois, dan bersikap seenaknya sendiri. Suatu hari, gadis bernama Anna Judge pindah ke sekolahnya. Ia langsung disukai semua orang karena sifatnya yang baik. Sejak itu Bridget merasa dunianya jungkir balik karena semua yang dimilikinya direbut oleh Anna, termasuk sahabatnya.

Satu demi satu peristiwa menjengkelkan terjadi pada Bridget. Semakin ia berusaha merebut kembali apa yang menurutnya miliknya, semakin menjauh hal-hal itu darinya. Bridget pun tak tahan lagi. Ia melakukan sesuatu yang ekstrem tanpa memikirkan risiko terburuknya: mencelakai diri sendiri demi mendapatkan perhatian.

Siapa sangka, Bridget malah terdampar di alam antara hidup dan mati. Ia tak mampu berbuat apa-apa selain menunggu keputusan apakah ia akan hidup atau mati. Ia hanya diberi sedikit waktu untuk menyadari semua kesalahannya dan meminta maaf pada orang-orang yang disakitinya.

Tapi, apakah itu cukup? Apakah ia pantas diberi kesempatan kedua? Inikah akhir hidup Bridget?

•••

Review:

Pertama-tama, terima kasih kepada Penerbit Esensi yang telah menghadiahkan buku ini dan juga Always The Bride karya Jessica Fox. Dua-duanya buku yang bagus dan dengan senang hati aku meletakkannya di rak buku favoritku.

Sekarang tanpa mengulur-ulur waktu lagi karena ini sudah hampir pukul empat pagi dan aku sudah mulai ngantuk berat, aku akan mulai mereview buku ini.

Buku ini menyajikan kisah tentang kesempatan kedua. Awalnya aku agak ragu sama buku ini karena sepertinya sangat teenlit sekali. Makanya aku baca Always The Bride duluan. Tapi teman-teman, ternyata aku salah. Buku ini ternyata bukan sekadar teenlit biasa. Ternyata buku ini juga adalah fiksi realistis yang memang adalah salah satu genre kesukaanku, plus ada fantasinya juga pula. Kurang apa lagi?

Senin, 25 April 2016

Purple Eyes by Prisca Primasari

★★★★★
Judul: Purple Eyes
Penulis: Prisca Primasari
Penerbit: Penerbit Inari
Genre: romance, fantasi
Format: Paperback, 144 halaman

•••

Sinopsis:

"Karena terkadang, tidak merasakan itu lebih baik daripada menanggung rasa sakit yang bertubi-tubi."

Ivarr Amundsen kehilangan kemampuannya untuk merasa. Orang yang sangat dia sayangi meninggal dengan cara yang keji, dan dia memilih untuk tidak merasakan apa-apa lagi, menjadi seperti sebongkah patung lilin.

Namun, saat Ivarr bertemu Solveig, perlahan dia bisa merasakan lagi percikan-percikan emosi dalam dirinya. Solveig, gadis yang tiba-tiba masuk dalam kehidupannya. Solveig, gadis yang misterius dan aneh.

Berlatar di Trondheim, Norwegia, kisah ini akan membawamu ke suatu masa yang muram dan bersalju. Namun, cinta akan selalu ada, bahkan di saat-saat tergelap sekalipun.

•••

Review:

Buku ini seperti sebongkah kehangatan yang tersembunyi dalam gumpalan es. Setidaknya aku merasa seperti itu. Ini salah satu kelebihan yang dimiliki Kak Prisca dalam menulis kisah-kisahnya. Waktu membaca Kastil Es dan Air Mancur yang berdansa, aku merasa begitu dingin... sementara waktu membaca Evergreen, aku merasa begitu hangat. Buku ini adalah perpaduan dari dingin dan hangat. Memikat dalam kesederhanaannya. Ceritanya singkat, hanya 144 halaman, tapi begitu padat. Sekalipun begitu mencapai ending aku merasa kehilangan, ingin cerita dipanjangkan lagi, tapi memang ending itu yang paling pas untuk buku ini.

Rabu, 11 November 2015

Cinder by Marissa Meyer


Judul: Cinder (The Lunar Chronicles #1)
Penulis: Marissa Meyer
Penerbit: Square Fish, Penerbit Spring
Genre: fairy-tale spin-off, fantasy, dystopia, romance
Format: Paperback, 387 pages


Sinopsis:

Humans and androids crowd the raucous streets of New Beijing. A deadly plague ravages the population. From space, a ruthless lunar people watch, waiting to make their move. No one knows that Earth’s fate hinges on one girl. 

Cinder, a gifted mechanic, is a cyborg. She’s a second-class citizen with a mysterious past, reviled by her stepmother and blamed for her stepsister’s illness. But when her life becomes intertwined with the handsome Prince Kai’s, she suddenly finds herself at the center of an intergalactic struggle, and a forbidden attraction. Caught between duty and freedom, loyalty and betrayal, she must uncover secrets about her past in order to protect her world’s future.


Review:



Kabar baik buat kalian yang sudah menunggu-nunggu edisi terjemahan Bahasa Indonesia untuk novel Cinder ini! Bulan Januari 2016 nanti rencananya Penerbit Spring akan menerbitkannya. Dan dengar-dengar, buku-buku berikutnya akan diterbitkan sebulan sekali.

Senang sekali Orinthia's Bookshelf mendapatkan kesempatan pertama untuk membaca terjemahannya. Dan dengan senang hati saya mengatakan bahwa terjemahannya sangat bagus. Kebetulan saya punya buku ini dalam Bahasa Inggris juga, jadi saya membacanya sengaja bergantian untuk membandingkan, dan saya sangat puas dengan terjemahannya. Empat jempol untuk penerjemahnya.

Rabu, 28 Oktober 2015

Sayap-Sayap Kecil by Andry Setiawan


Judul: Sayap-Sayap Kecil
Penulis: Andry Setiawan
Penerbit: Penerbit Inari
Genre: Young Adult, Teenlit, Light Fantasy, Realistic Fiction
Format: Paperback, 122 halaman


Sinopsis: 

1. Namaku Lana Wijaya
2. Ibuku suka memukul dan menyiksaku bahkan dengan kesalahan sekecil apa pun. Seperti ketika aku lupa membeli obat nyamuk.
3. Aku punya tetangga baru, cowok cakep yang tinggal di sebelah rumah.
4. Kehadiran cowok cakep tidak mengubah kenyataan bahwa aku sering pergi ke sekolah dengan bekas memar di sekujur tubuhku.
5. Doakan aku supaya bisa lulus SMA secepat mungkin dan pergi dari rumah sialan ini.

Buku ini adalah buku harianku. Aku tidak akan merahasiakannya dan membiarkan kalian untuk membaca kisah hidupku yang tidak terlalu sederhana ini. Mungkin sedikit aneh, tapi aku harap kalian bisa belajar dari aku.


Review:

Sayap-Sayap Kecil adalah sebuah cerita tentang seorang gadis remaja bernama Lana Wijaya yang hidup berdua dengan ibunya. Sewaktu ia masih kelas 6 SD, ibunya membawa ia kabur dari ayahnya, dan selama lima tahun Lana hidup di bawah pukulan dan siksaan batin dari ibunya. Masalah sepele seperti lupa menyiapkan makan siang saja bisa membuat ibunya naik pitam, memukuli Lana, dan mengata-ngatai putrinya itu dengan makian yang tidak pantas diucapkan oleh seorang ibu.

Kamis, 04 Juni 2015

Vampir Broken Heart by Michele Bardsley

Judul: Vampir Broken Heart
Judul asli: I'm the Vampire, That's Why
Penulis: Michele Bardsley
Penerbit: Fantasious
Genre: Romance, Chicklit, Fantasi, Paranormal Romance
Format: Paperback, 440 halaman


Sinopsis:

“Aku tahu apa yang kutahu, kalau kau membuka hatimu untukku kau akan mengetahui hal yang sama.”

Jessica Matthews tak lagi percaya pada cinta, setelah Rich selingkuh darinya. Ketika serpihan-serpihan hatinya belum tersatukan, mimpi buruk terburuk yang pernah ada menimpa dirinya. Suatu malam, ketika sedang membuang sampah, sesosok makhluk berbulu menyerang dan menggigit dirinya, membuatnya nyaris mati. Seandainya tak ditolong oleh Patrick, si vampir Irlandia nan tampan penuh kharisma, sudah pasti Jessica akan tewas. Namun, semua itu ada bayarannya. Jessica tak diberi pilihan, dan terpaksa menjadi vampir.


Siapa yang tak ingin hidup abadi? Apalagi jika ada laki-laki gagah dan tampan yang bersedia menemani, menyebutnya sebagai belahan jiwa yang selama ini telah ditunggu-tunggu? Tapi sayangnya, menjadi makhluk abadi pun tak selamanya menguntungkan, terutama mengenai berpasangan. Ada peraturan yang mengharuskan vampir untuk terikat selama satu abad seandainya mereka ingin berpasangan, sementara benih-benih cinta yang Patrick berikan untuknya kian mekar. 


My Review:

Pertama-tama, terima kasih buat Mery dan Penerbit Fantasious yang sudah memberikan saya buku ini untuk direview. Kya, bukunya manis banget, apalagi layout bagian dalamnya! Ngepink dan cewek banget, sesuai dengan genrenya. Bikin betah bacanya, serius.


Bintang 4 kusematkan buat buku ini begitu selesai membacanya. Memang aku sangat murah hati dalam memberikan bintang, tapi buku ini memang menghibur dan aku sangat menyukainya.

Kalau boleh jujur, aku sedang tidak mood membaca cerita-cerita tentang vampir saking banyaknya. Twilight yang heboh itu saja aku belum berminat untuk baca, mungkin juga karena aku sudah keburu nonton filmnya, sih, jadi agak malas untuk baca. Tapi cerita vampir yang ini sedikit berbeda dan memberi kesegaran tersendiri karena tokoh utamanya adalah seorang single mother, dan sesuai dengan judulnya, dia patah hati sehingga dia takut menjalani hubungan yang baru.

Rabu, 18 Februari 2015

Champion by Marie Lu


Judul: Champion
Penulis: Marie Lu
Penerbit: Penerbit Mizan, Mizan Fantasi
Genre: Distopia, Romance, Young Adult, Fantasi
Edisi: Bahasa Indonesia, Paperback, 457 halaman

Sinopsis:

Perang kembali pecah. Pihak Republik dan Koloni saling mencurigai satu sama lain sebagai dalang di balik penyebaran virus baru yang mematikan. Kali ini, Koloni berada di atas angin karena bersekutu dengan Afrika. Untuk bertahan, Republik harus menemukan vaksin dari virus tersebut, dan jawabannya ada dalam diri Eden, adik Day. Atas perintah Elector, June harus membujuk Day untuk menyerahkan satu-satunya keluarga yang dimiliki pemuda itu.

Setelah semua penderitaan dan kehilangan yang mereka alami karena Republik, sanggupkah Day dan June memberikan pengorbanan yang lebih besar lagi untuk negara ini? Dan masih adakah secercah harapan bagi keduanya untuk menjalani hidup bahagia bersama?

Jangan lewatkan akhir yang mengejutkan dan mengharukan dari trilogi bestseller karya Marie Lu ini!


My Review:


"The Republic is weak and broken.
But it is still your country.
Fight for it.
This is your home, not theirs."


Mereview buku yang bagus itu susaaah. Bikin speechless karena rasanya pengin cerita semua sampai ke spoiler-spoilernya. Tapi berhubung buku pertama dan kedua seri ini udah saya review, rasanya nggak adil kalau buku terakhirnya nggak direview. Apalagi buku terakhir ini juga membuat saya sebagai pembaca merasa puas.

Kamis, 12 Februari 2015

Prodigy by Marie Lu


Judul: Prodigy
Penulis: Marie Lu
Penerbit: Penerbit Mizan, Mizan Fantasi
Genre: YA, Dystopia, Fantasi, Romance
Edisi: Bahasa Indonesia, Paperback, 468 halaman

Sinopsis:

Setelah berhasil meloloskan diri dari eksekusi publik, Day yang ditemani oleh June lari ke Las Vegas. Mereka memerlukan bantuan Kelompok Patriot untuk menyembuhkan luka tembak di kaki Day, menemukan Eden, serta menyelundup ke Koloni. Sebagai balas budi, Day dan June harus membantu menyulut pemberontakan rakyat Republik dan membunuh Elector yang baru, Anden. June bersedia melakukan apa pun demi Day, namun instingnya mengatakan bahwa Anden tidaklah sekejam Elector sebelumnya dan rencana pembunuhan ini adalah sesuatu yang salah. Selain itu, ada yang mencurigakan dalam diri Razor, pemimpin Kelompok Patriot. June berusaha membuat Day sepaham dengannya, tapi Day sudah terlanjur digelapkan oleh amarah pada pemerintahan Republik.

Dalam dunia yang kacau balau ini, masing-masing pihak berpegang teguh pada apa yang mereka yakini. Pihak manakah yang pada akhirnya akan menang? Berhasilkah June meyakinkan Day untuk menyabotase rencana pembunuhan Elector? Dan setelah semua ini berakhir, dapatkah June dan Day tetap bersama?


PRODIGY adalah sekuel dari novel LEGEND yang telah berhasil menjadi New York Times bestseller. 


My Review:

Peringatan sebelumnya, yang ditutupi dengan highlight hitam itu adalah spoiler, jadi kalau penasaran, silakan liat dengan resiko sendiri. Wahahaha....

Jumat, 30 Januari 2015

PostBarSS2015: Tempest by Julie Cross


Sebelumnya mau minta maaf karena terlambat ngepos ini. Karena beberapa hari ini, yang saya rencanakan buat membaca buku Santa ternyata agak dikacaukan dengan kesibukan, maka buku Santa baru selesai saya baca tadi pagi jam 5.30. Jadi, agak kesiangan karena dipakai bobok. Haha...



Judul: Tempest
Penulis: Julie Cross
Genre: Fantasi, Sci-fi, YA, Romance
Penerbit: Mizan Fantasi
Edisi: Bahasa Indonesia, Paperback, 477 halaman

Sinopsis:
Tahun 2009. Jackson Meyer, 19 tahun, pemuda normal. Dia kuliah dan mencintai Holly. Hanya satu bedanya… dia bisa melintasi waktu. Tetapi tak seperti di film-film, tak ada yang berubah di masa kini setelah dia melompat ke masa lalu. It’s all just for fun.

Tapi tiba-tiba muncul orang-orang asing yang meneror hidup Jackson. Holly tertembak dan terluka parah saat melawan mereka. Dalam kepanikan, Jackson melompat mundur ke masa lalu.

Tahun 2007. Jackson terjebak, tidak bisa kembali ke masa depan. Atau benarkah demikian? Masihkah ada cara baginya untuk menyelamatkan Holly dan memperbaiki semua kekacauan?




My Review:

Hal pertama yang membuat saya menjadikan buku ini sebagai wishlist adalah sampulnya yang cantik dengan warna mint yang menjadi favorit saya. Hal kedua adalah sinopsis di belakang buku yang sangat menarik. Saya selalu tertarik dengan konsep penjelajah waktu, dan biasanya ceritanya seru-seru. Makanya saya senang sekali waktu Santa saya yang murah hati memberikan buku ini beserta dengan satu buku lain.

Selasa, 06 Januari 2015

Let the Sky Fall by Shannon Messenger


Judul: Let the Sky Fall
Penulis: Shannon Messenger
Genre: Fantasi, Romance, YA
Penerbit: MIC Publishing
Edisi: Bahasa Indonesia, Paperback, 378 halaman

Sinopsis:
Dihancurkan oleh masa lalu. Dipisahkan oleh masa depan. Disatukan oleh cinta.

Vane Weston tak tahu bagaimana ia selamat dari tornado kategori lima yang menewaskan orangtuanya. Dan ia tak menyangka, gadis cantik berambut gelap yang merasuki mimpi-mimpinya setiap malam semenjak badai, ternyata benar-benar ada.

Audra seorang sylph yang menguasai elemen udara. Ia meniti angin, mengubahnya menjadi lagu-lagu yang membuai, bahkan menganyamnya menjadi senjata dengan seuntai perintah. Ia adalah pelindung Vane dan telah bersumpah menjaga keselamatan Vane, meski nyawa menjadi taruhannya.

Ketika sebuah kesalahan gegabah mengungkap lokasi mereka pada musuh yang membunuh keluarga mereka berdua, Audra terpaksa menolong Vane mengingat kembali jati dirinya. Ada kekuatan yang harus diklaimnya – bahasa rahasia Angin Barat yang hanya bisa dimengerti oleh pemuda itu. Namun, dengan terkuaknya pusaka itu, kenangan kelam yang Audra sembunyikan selama ini, juga akan terkuak. Dan bahaya terbesar yang mereka hadapi bukanlah musuh yang hendak membinasakan mereka, melainkan cinta terlarang yang mulai tumbuh di antara mereka berdua.

Review:
Sebenarnya, aku sudah lama tahu tentang buku ini sebelum MIC Publishing menerbitkan versi terjemahannya. Ebooknya bahkan sudah lama sekali nongkrong di folder laptopku, menunggu entah kapan dibaca. Waktu buku ini terbit, dengan sampul cantik yang sama dengan aslinya, jelas aku sangat tergoda untuk membeli buku ini saat melihatnya di toko buku. Tapi aneh, tiap kali aku ke toko buku, berkali-kali buku ini aku pegang, berkali-kali pula aku taruh kembali di tempatnya. Mungkin karena merasa aku sudah punya ebook, jadi lebih baik baca yang itu aja.

Kamis, 27 November 2014

Burung Penyanyi yang Terculik


Judul: Stolen Songbird
Penulis: Danielle L. Jensen
Genre: Fantasi, Romance, Young Adult
Penerbit: Fantasious
Halaman: 500 halaman

Sinopsis:


Apa troll merasakan hal yang sama dengan manusia? Apa troll mengenal kesedihan, kemarahan, atau kebahagiaan? Bisakah troll mencintai troll lain? Atau apakah batin mereka sedingin batu yang mengubur mereka di bawahnya?

Cécile de Troyes mengira masa depannya ada di panggung-panggung megah di Trianon. Ia yakin kariernya sebagai penyanyi bersuara merdu akan cemerlang begitu ia meninggalkan Goshawk’s Hollow. Namun, hal tak terduga menyergapnya, menyeretnya ke sebuah negeri yang selama ini hanya pernah didengarnya dari dongeng lama. Tak ada mimpi seburuk membuka mata dan menyadari bahwa ia diculik ke sebuah kota yang terkubur di bawah reruntuhan gunung. Kota yang dipenuhi oleh makhluk… troll.

Kaum troll mengira Cécile bisa menjadi salah satu kunci melenyapkan kutukan penyihir yang melingkupi Kota Trollus selama lima abad. Kutukan yang membuat mereka tak mampu keluar dari kungkungan Gunung Terlupakan. Kutukan yang membuatnya terikat dengan pangeran troll angkuh bernama Tristan. Ia pikir hidupnya lebih baik berakhir, sampai ketika ia mulai menyadari rahasia-rahasia terselubung yang ada di kota itu. Ia sadar, jika ia melibatkan diri lebih jauh dengan segala intrik kaum troll, semua tak akan pernah sama lagi. Namun, terkadang, harus ada yang melakukan hal yang tak terbayangkan.


Mampukah Cécile bertahan dan menguak rahasia negeri troll? Kau pikir kau sudah tahu tentang kaum troll? Tunggu sampai kau menyelesaikan petualangan ini.

My Review:

Sebelumnya, terima kasih pada Mery yang sudah menawarkan saya buntelan buku ini untuk direview. Seriously, I already so excited to read this book before you asked! Awalnya memang tergiur karena sampul bukunya yang cantik dan bernuansa hijau. Hijau itu warna kesukaan saya banget. Dan ketika baca sinopsisnya di Goodreads, rasanya semakin penasaran lagi mau membacanya. Jarang-jarang yang mengambil setting di dunia troll, apalagi hubungan percintaan antara manusia dengan troll. Di kepala saya, troll itu makhluk-makhluk jelek yang kayak batu raksasa berjalan, penuh iler berlendir seperti yang muncul di film Harry Potter. Kok bisa Cecile jatuh cinta? Jadi mirip Beauty and Beast gitu, dong?

Senin, 27 Mei 2013

Destiny Gift by Juliana Haygert

4 stars
Judul: Destiny Gift (Everlast #1)
Penulis: Juliana Haygert
Genre: fantasi, romance, dystopia
Sinopsis:

Thirty years in the future, a sinister New York City exists in permanent darkness. 

A student at the secured NYU, nineteen-year-old Nadine has visions of Victor Gianni, an imaginary guy she has real feelings for. Afraid of being truly insane, she explains the visions away as simple daydreams, but she can no longer deny them when she bumps into Victor in real life. But this Victor doesn’t know her, and turns her away. After the encounter, Nadine’s visions change to those of eerie fates, gods she’s never heard of, demons with sharp claws they are not too timid to use … and instructions.


To discover if she’s losing her mind, Nadine follows the vague directions—with the real, rude and reluctant Victor—leading to a man who knows it all: Nadine can restore an ancient creed by unveiling the clues on her visions, and bring sunlight and peace to the world again. But that’s only if the demons and the other evil forces behind the darkness don’t stop her first.

Senin, 22 April 2013

Fleur by Fenny Wong

5 stars
Judul: Fleur
Penulis: Fenny Wong
Genre: Historical Romance, Fantasy
Sinopsis:

“…Walau hingga kehidupan yang keberapa pun kalian saling mencintai, hingga kehidupan yang keberapa pun juga aku akan mengalahkanmu, merebutnya darimu!”

Florence Ackerley sadar bahwa hidupnya ditentukan kehidupannya di masa lalu. Dua lelaki dalam hidupnya --- George, kakak angkatnya, dan Alford, tunangannya, terlibat di dalam untaian takdir itu. Keegoisan dan saling silang kepentingan membuat kutukan saling berbenturan. Hingga kehidupan yang keberapapun, tetap sama. 

Fleur memadukan latar Victorian dengan bumbu dongeng ala peri, menawarkan kecapan fantasi yang segar pada romansa penuh lika-liku.

Senin, 15 April 2013

A Place Called Here - Cecelia Ahern

5 stars
Judul: A Place Called Here
Penulis: Cecelia Ahern
Genre: Fantasi, ChickLit, Romance

Sinopsis:

Bagaimana aku bisa menggambarkan tempat ini? Ini adalah tempat antara. Seperti lorong yang tidak ke mana-mana, seperti sisa-sisa jamuan prasmanan, tim olahraga yang terdiri atas orang-orang yang tak pernah dipilih, ibu tanpa anaknya, tubuh tanpa jantungnya. Hampir sampai, tapi kurang sedikit. Penuh dengan benda pribadi, tapi kosong, karena pemiliknya tidak ada untuk menyayangi mereka.

Sejak teman sekelas Sandy Shortt menghilang dua puluh tahun lalu, Sandy terobsesi dengan apa pun yang hilang. Tujuan hidupnya adalah menemukan—kaus kaki sebelah yang lenyap di mesin cuci, kunci mobil yang salah letak, maupun hal yang lebih serius, seperti orang yang hilang. Sandy mengabdikan hidupnya untuk menemukan mereka, juga memberikan sepercik harapan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Namun, ketika Sandy sendiri hilang, dia menemukan suatu tempat—berisi orang-orang dan benda-benda yang telah dicarinya seumur hidup. Suatu dunia terpencil, jauh dari orang-orang yang mengasihinya, dari rumah yang ditinggalkannya. Sandy pun kembali mencari—tapi kali ini dia mencari jalan pulang...

Sabtu, 05 Januari 2013

Seoulmate is You by Lia Indra Andriana

3.5 bintang
Judul: Seoulmate is You
Penulis: Lia Indra Andriana
Genre: Fantasi, Romance, YA
Sinopsis:

Jika kebenaran itu beresiko, mampukah kau mengatakannya?

Sebagai seseorang yang diberi kemampuan bisa melihat hantu, diikuti oleh seorang hantu adalah hal yang lumrah bagi Kim Sun. Namun saat kekasihnya dibuntuti oleh seorang Hantu Rambut Mie mengerikan siang dan malam, Sun tahu ia harus melindungi kekasihnya itu.

Belum sempat mengusir Hantu Rambut Mie yang suka berteriak itu itu, Siwon—ketua organisasi ‘penyalur hantu’ bernama SeoulMate tempat Sun bekerja—mengatakan bahwa ada sebuah organisasi bernama Memory Maker yang berusaha mengacaukan kehidupan hantu dan manusia. Dan sepertinya, kehadiran Hantu Rambut Mie ini berhubungan dengan Memory Maker. Apakah itu artinya kekasih Sun juga ada dalam bahaya?

Sekarang, saatnyalah untuk memberitahu kekasihnya bahwa ia memiliki kemampuan bisa melihat hantu. Tapi, apakah itu langkah yang tepat?

My Review:
Cover bukunya manis banget, ya! Saya tanpa ragu membeli buku ini setelah membaca Seoulmate—buku pertamanya. Di buku ini, kisah cinta Sun dengan Jang/ Ji Woo berlanjut. Ingatan Ji Woo selama jadi hantu lenyap dan hal itu membuat Sun merasa dia seperti tidak berpacaran dengan Ji Woo yang ia kenal sebagai Jang. Berkali-kali Sun mencoba buat jujur tapi Arang selalu mencegahnya karena takut Sun terluka kalau Ji Woo tak percaya padanya. Belum lagi kehadiran hantu baru yang tau-tau minta-minta dipindahin kuburannya dan agak bar-bar sampai mau membunuh Sun. Makin pelik, deh ceritanya.

Secara plot, buku ini lebih padat daripada buku pertamanya, tapi entah kenapa waktu membacanya ada beberapa kali saya merasa kurang nyaman (mungkin karena saya nggak suka tipe cewek kayak Su Jin sama Hye Rin apa Hye Jin ya?). Tapi lepas dari itu semua, buku ini sama menghiburnya dengan buku pertama, kok. Ide dasarnya unik dan bikin cerita ini segar.

Saya suka Araaang <3

Kamis, 03 Januari 2013

Talisman of El (Talisman of El #1) by Alecia Stone

4 stars

Title: Talisman of El
Author: Alecia Stone
Genre: YA, Fantasy

Synopsis:

WHAT IF YOUR WHOLE LIFE WAS A LIE?

One Planet.


Two Worlds.


Population: Human ... 7 billion.


Others ... unknown.


When 14-year-old Charlie Blake wakes up sweating and gasping for air in the middle of the night, he knows it is happening again. This time he witnesses a brutal murder. He's afraid to tell any one. No one would believe him ... because it was a dream. Just like the one he had four years ago - the day before his dad died.


Charlie doesn't know why this is happening. He would give any thing to have an ordinary life. The problem: he doesn't belong in the world he knows as home. He belongs with the others.




My Review:
First time I saw this cover on netgalley, I fell in love. It made me feel that the story inside is good, so I requested it. And I was so happy when I got the permission to download it and I started read it right away.

The story first began with Derkein and his father, I like Derkein so much! And then the story moved to Charlie, Alex and Richmond. Charlie always got nightmares, and the nightmares are always mean something, not just a simple dream. And then the adventure began when the three met Derkein.

The plot was amazing! I was really excited to know more and more and couldn't stop reading. I don't want to tell the story even a bit because I'm afraid I'll tell spoiler!! I can't wait to read the second and the third books!

Minggu, 30 Desember 2012

Battle Royale by Koushun Takami

5 stars

Judul: Battle Royale
Author: Koushun Takami
Genre: YA, distopia, thriller, fantasi

Sinopsis:
Battle Royale, a high-octane thriller about senseless youth violence, is one of Japan's best-selling and most controversial novels. As part of a ruthless program by the totalitarian government, ninth-grade students are taken to a small isolated island with a map, food, and various weapons. Forced to wear special collars that explode when they break a rule, they must fight each other for three days until only one "winner" remains. The elimination contest becomes the ultimate in must-see reality television. A Japanese pulp classic available in English for the first time, Battle Royale is a potent allegory of what it means to be young and survive in today's dog-eat-dog world. The first novel by small-town journalist Koushun Takami, it went on to become an even more notorious film by 70-year-old gangster director Kinji Fukusaku.

My Review:

Saya sudah ngefans sama cerita Battle Royale sejak masih sekolah. Cuma nonton live actionnya, sih. Tapi itu udah cukup bikin saya 'suka' sampai nonton berkali-kali. Waktu komiknya nyampe di rumah saya dulu, saya juga sempat baca tapi nggak tahan karena saya kurang suka sama gambarnya... terus baru beberapa bulan yang lalu, seorang teman meminjamkan saya novelnya dan langsung saya terima meskipun dalam bahasa Inggris dan tebalnya juga luar biasa. Tapi ternyata, saya nggak perlu kuatir karena bahasa Inggrisnya nggak susah buat dipahami.

Saya suka banget novelnya karena novel ini membuat saya jadi merasa lebih 'dekat' dengan karakter-karakter yang terlibat dalam cerita ini, khususnya Takako Chigusa yang merupakan karakter favorit saya. Plus, saya jadi suka sama tokoh Kiriyama yang di film digambarkan terlalu 'sakit' kayak orang gila... di novel dia cool dan keren bangeet!!! Terus... Yoshitoki juga di novel ternyata sangat manis... nggak kayak di filmnyaaaa... :"| Bahkan saya bisa kasihan sama tokoh Mitsuko....

Jadi pengen punya... ada yang mau ngasih? #hoi