04.08 -
Fantasi,Paige Harbison,Penerbit Esensi,Realistic Fiction,review,Teenlit,Young Adult
4 comments
Fantasi,Paige Harbison,Penerbit Esensi,Realistic Fiction,review,Teenlit,Young Adult
4 comments
Bridget si Ratu Sekolah by Paige Harbison
★★★★★
Judul: Bridget si Ratu Sekolah
Penulis: Paige Harbison
Penerbit: Penerbit Esensi
Genre: Realistic Fiction, Fantasy, Teenlit/ YA
Format: Paperback, 244 halaman
•••
Sinopsis:
Bridget adalah gadis yang cantik dan populer di sekolahnya. Sayangnya, ia sangat sombong, egois, dan bersikap seenaknya sendiri. Suatu hari, gadis bernama Anna Judge pindah ke sekolahnya. Ia langsung disukai semua orang karena sifatnya yang baik. Sejak itu Bridget merasa dunianya jungkir balik karena semua yang dimilikinya direbut oleh Anna, termasuk sahabatnya.
Satu demi satu peristiwa menjengkelkan terjadi pada Bridget. Semakin ia berusaha merebut kembali apa yang menurutnya miliknya, semakin menjauh hal-hal itu darinya. Bridget pun tak tahan lagi. Ia melakukan sesuatu yang ekstrem tanpa memikirkan risiko terburuknya: mencelakai diri sendiri demi mendapatkan perhatian.
Siapa sangka, Bridget malah terdampar di alam antara hidup dan mati. Ia tak mampu berbuat apa-apa selain menunggu keputusan apakah ia akan hidup atau mati. Ia hanya diberi sedikit waktu untuk menyadari semua kesalahannya dan meminta maaf pada orang-orang yang disakitinya.
Tapi, apakah itu cukup? Apakah ia pantas diberi kesempatan kedua? Inikah akhir hidup Bridget?
•••
Review:
Pertama-tama, terima kasih kepada Penerbit Esensi yang telah menghadiahkan buku ini dan juga Always The Bride karya Jessica Fox. Dua-duanya buku yang bagus dan dengan senang hati aku meletakkannya di rak buku favoritku.
Sekarang tanpa mengulur-ulur waktu lagi karena ini sudah hampir pukul empat pagi dan aku sudah mulai ngantuk berat, aku akan mulai mereview buku ini.
Buku ini menyajikan kisah tentang kesempatan kedua. Awalnya aku agak ragu sama buku ini karena sepertinya sangat teenlit sekali. Makanya aku baca Always The Bride duluan. Tapi teman-teman, ternyata aku salah. Buku ini ternyata bukan sekadar teenlit biasa. Ternyata buku ini juga adalah fiksi realistis yang memang adalah salah satu genre kesukaanku, plus ada fantasinya juga pula. Kurang apa lagi?
