Jumat, 22 Mei 2015

Curhat Buku #3


Hampir satu bulan sejak curhatan keduaku di blog ini. Tadinya tiap selesai baca pengin langsung curhat, sih. Tapi karena kemarin sempat mengejar deadline terjemahan, jadi aku menahan diri untuk tidak curhat dulu. Lagipula kalau keseringan curhat nanti pada bosan... #perasaansendiriaja

Minggu, 17 Mei 2015

17.20 - No comments

National Book Day!

HAPPY
NATIONAL BOOK DAY
MAY 17, 2015

Beberapa buku karya penulis Indonesia yang jadi TBR saya tahun ini.
Menurut saya, karya penulis Indonesia belakangan ini makin banyak yang bagus-bagus dan menggoda sekali untuk dikoleksi! Cerita-cerita yang ditawarkan lebih beragam dan disampaikan dengan apik. Beberapa buku bahkan bisa bikin saya kesulitan buat berhenti membaca karena penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya dengan tokoh-tokohnya, dan seperti apa endingnya. Semoga penulis-penulis Indonesia bisa semakin maju lagi!



XOXO,


Kamis, 30 April 2015

Mimpi Buruk di Pertengahan Musim Panas


Judul: A Midsummer's Nightmare
Penulis: Kody Keplinger
Genre: Young Adult, Romance, Family
Penerbit: Poppy
Format: Paperback, 291 halaman

•••

Sinopsis:

Whitley Johnson's dream summer with her divorcé dad has turned into a nightmare. She's just met his new fiancée and her kids. The fiancée's son? Whitley's one-night stand from graduation night. Just freakin' great.

Worse, she totally doesn't fit in with her dad's perfect new country-club family. So Whitley acts out. She parties. Hard. So hard she doesn't even notice the good things right under her nose: a sweet little future stepsister who is just about the only person she's ever liked, a best friend (even though Whitley swears she doesn't "do" friends), and a smoking-hot guy who isn't her stepbrother...at least, not yet. It will take all three of them to help Whitley get through her anger and begin to put the pieces of her family together.

Filled with authenticity and raw emotion, Whitley is Kody Keplinger's most compelling character to date: a cynical Holden Caulfield-esque girl you will wholly care about.

•••

Review:

Aku mau berterimakasih sama semua teman-teman yang sudah merekomendasikan buku ini setelah saya menamatkan The DUFF yang juga saya suka. Buku ini sesuai kata mereka, memang jauh lebih bagus daripada The DUFF menurut saya. 

Cinta Masa Lalu by Nima Mumtaz


Membaca buku yang sebelumnya dipos online
(Wattpad/ Blog/ Forum/ dll)


Judul: Cinta Masa Lalu
Penulis: Nima Mumtaz
Genre: Romance, Drama, Family
Penerbit: Elex Media Komputindo
Format: Mass Market Paperback, 312 hal

Sinopsis:

Mimpi apa yang paling buruk bagi seorang gadis? Diperkosa dan mengandung pada usia 18 tahun tentu merupakan pengalaman paling buruk. Apalagi pelakunya adalah kekasih sepupumu.

Dan itulah yang terjadi pada Viona.

Review:

Aku membeli buku ini waktu launching Teater Boneka di JCC Senayan. Iya, udah lama banget buku ini tertimbun di rak buku. Buku ini waktu itu lagi didiskon karena ultah Gramedia. Jadi waktu aku melihat buku kecil ini, aku langsung mengambilnya terdorong oleh rasa penasaran karena sempat membaca beberapa review yang mengatakan buku ini awalnya diposting di Wattpad. Wah, ternyata ada juga penerbit yang menjaring penulis baru di sana. Sayang sekali kesan pertamaku saat melihat covernya kurang memuaskan. Kalau saja bukan karena rasa penasaran, mungkin aku tidak akan membeli buku ini. Iya, aku suka tanpa sadar menilai buku dari covernya. #ngakudosa

Lalu akhirnya, tibalah saat buku ini diangkat dari rak, lalu dibuka segelnya untuk dibaca. Terima kasih buat tema baca bareng BBI hahaha... dan rasa makin penasaran yang timbul selepas berkenalan langsung dengan penulisnya di GWP 2.

Tahu tidak...? Membaca buku ini ternyata mengacaukan emosiku! Awalnya aku pikir cerita ini akan mengisahkan seorang Viona yang menjadi korban pemerkosaan dan dibantu untuk move on oleh mantan pacarnya, lalu mereka CLBK dan jadian lagi. Eh, ternyata... cerita ini membawa si korban akhirnya jatuh cinta pada pelaku pemerkosaannya! Ew... rasanya kok gimana gitu, ya? Apalagi setelah membaca komentar-komentar orang pada sebuah review di Goodreads. Masa, sih si Nima mendukung pemerkosa mendapatkan cinta sejati?!

 


Tapi... tidak. Aku berusaha mengenyahkan pikiran itu dan membacanya sendiri. Barangkali ada penyebab kenapa Nima membuat cerita seperti ini, dan kenapa Viona bisa jatuh cinta sama orang yang sudah menghancurkan hidupnya. Aku merasa aku akan memiliki pendapat yang berbeda.


Dan syukurlah, ternyata harapanku tidak berakhir sia-sia. Bertingkah masokis dengan terus membaca buku yang membuatku berulang kali ingin melempar dan membantingnya karena kesal dengan cara David (si pemerkosa sialan) berpikir dan bertingkah ternyata membuahkan hasil yang manis. 


Oh, tidak. Aku tidak jadi suka dengan David, tentu saja! Tapi kisah yang dituturkan Nima berhasil membuat aku mengerti kenapa keluarga Viona pada akhirnya rela menerima David dan si kecil Daiva yang ngegemesin banget itu dalam hidup mereka. Memang pada kasus seperti ini selalu ada pengecualian. Apalagi ketika si pendosa menunjukkan bahwa dia layak mendapatkan kesempatan kedua. Dan waktu yang dijalani David untuk mendapatkan penerimaan itu tidak sebentar, tidak gampang. David sudah menerima hukuman yang harus diterimanya. Ketulusan David itu yang berhasil membuat saya simpati sama dia, dan tidak kaget ketika Viona akhirnya luluh juga.


'Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua.'
'Kasih itu memaafkan.' 
Quote di atas sangat cocok untuk mewakili isi dari kisah ini. Ada orang yang tetap ngelunjak setelah diberi kesempatan kedua (yang kayak gini lempar aja ke laut), tapi ada juga yang seperti David, mengambil kesempatan itu dengan sepenuh hati. Kalau Tuhan saja bisa memaafkan dosa umatnya yang jauh lebih besar, masa manusia tidak mau memaafkan sesamanya?


Di luar dari kesalahan teknis seperti typo, cover jelek, dan lainnya... aku mengacungkan jempol buat cerita yang dibuat Nima ini.



Warning: 
Cerita ini menyebabkan marah besar, kemungkinan menghancurkan buku tanpa sadar, nangis bombay, dan senyum-senyum sendiri.

Udah dulu, ya. Sampai ketemu di review selanjutnyaaaa!



XOXO,









PS. Cuma aku doang yang ngerasa gini atau memang Juna itu bawel dan lebay? Tiap bagian dia kayaknya banyak banget tanda seru dan tanda tanya bertebaran, plus cara ngomongnya yang serba heboh dalam segala suasana untuk ukuran cowok. Emang ada, sih, cowok yang begini... tapi so-not-my-type. #yaemangJunabukanbuatlo

Selasa, 28 April 2015

Kamis, 23 April 2015

Curhat Buku

Curhat Buku akan jadi meme pertama yang dihosting oleh blog Orinthia's Bookshelf. Horeee. 

Isinya tentu saja berupa curhatan seputar buku seperti baru baca buku apa, lagi baca apa, mau baca apa, atau curhatan lain seperti buku yang akhirnya masuk rak DNF. Intinya apa aja selama bersangkutan dengan buku. Meme ini boleh dilakukan kapan aja, nggak mengikat. Kapan aja mau curhat, ya... silakan. Aku bikin meme ini untuk curhat tentang buku-buku yang aku mungkin nggak sempat buat review penuhnya. Lumayan buat mengisi kekosongan saat blog belum diupdate.



.: RECENTLY FINISH READING :.


 

In A Blue Moon karya Ilana Tan. 

Well, siapa yang nggak tahu Ilana Tan? Pengarang mega bestseller yang buku-bukunya terus dicetak ulang saking lakunya. Buku ini adalah buku terbaru penulis misterius tersebut. Dari sebelum terbit, gaungnya udah terdengar di mana-mana. Penggemar-penggemarnya udah ribut nggak sabar pengin nimang bukunya. Pre Order kebanjiran pesanan karena semua ingin punya bonus apronnya. Waktu itu aku nggak ikutan, sih. Soalnya nggak tahu mau dipakai kapan apron itu. Daripada nanti cuma jadi timbunan nggak terpakai lebih baik buat orang yang benar-benar ingin. Dan akhirnya, setelah mupeng ngeliatin jeritan orang-orang yang udah baca buku ini lebih dulu dari aku, aku pun menerima buku ini dari Pak Kurir JNE. Iya, aku belinya online di toko buku langganan aku.

Sabtu, 18 April 2015

[Announcement] Giveaway Hop & Reading Challenge Winners!


Terima kasih banyak untuk kalian semua yang sudah ikut meramaikan Giveaway Hop dan Reading Challenge dari grup Children and Young Adult's Literature! Sebelumnya saya mohon maaf karena ada urusan keluarga yang lebih mendesak, saya terpaksa mengundur waktu pengumuman ini.

Ngomong-ngomong, rekomendasi dari kalian keren-keren, bikin saya jadi pengin cepet-cepet baca semuanya. Dan dari jawaban-jawaban tersebut, saya sudah memilih 2 jawaban yang kena di saya.

Nah, ini dia dua orang yang beruntung:

  1. Viona, @viionna_
    Kamu berhak mendapatkan novel Hikikomori-chan dan Remedy.
  2. Etika Setya Perwari, @tikikabum
    Kamu berhak mendapatkan novel Hikikomori-chan
Untuk para pemenang, diharapkan segera mengonfirmasi dan mengirimkan data diri beserta alamat lengkap ke orinthialee@yahoo.com sebelum 21 April 2015.

Dan juga, selamat untuk Astri Nardi (@astri_nardi) yang terpilih menjadi pemenang reading challenge dan mendapatkan voucher buku sebesar IDR 250,000,-. Astri berhasil mengumpulkan total 160 poin dan membaca 20 buku hanya dalam waktu 13 hari saja! Luar biasa. Selamat, ya!

Terima kasih dan sampai jumpa!


XOXO,