Selasa, 27 Agustus 2013

A Rose for Melinda by Lurlene McDaniel

4 stars
Judul: A Rose for Melinda
Penulis: Lurlene McDaniel
Genre: romance, YA, inspirational, drama
Format: ebook
Sinopsis:

Told in letters, journal entries, e-mails, doctors’ reports, and instant messages, the heartbreaking story of an aspiring ballet dancer battling leukemia. 

From: Melinda Skye
To: Readers
Subject: Jesse

Hi! I can’t believe it. What a surprise from Jesse. When he got my e-mail about being accepted by the Washington School of Classical Dance’s summer program, he called to congratulate me! I loved hearing his voice. We’ve been friends forever–could it turn into something more?

Melinda

---


From: Jesse Rose
To: Readers 
Subject: Melinda

I couldn’t believe the news. Melinda is so young! How could she be sick? How did she get leukemia? She’s got to get better. She’s got to. 

Jesse


My Review:

Saya mulai jatuh cinta sama tulisan Lurlene McDaniel sejak baca bukunya yang berjudul Don't Die My Love. Saya nggak tahu kenapa saya menyukai buku-buku dengan tema seperti ini. Tema tentang seseorang yang berjuang melawan penyakit, atau kekurangan-kekurangan yang lain. Buat saya, cerita-cerita seperti ini memberikan semacam kekuatan untuk memandang hidup dengan cara yang berbeda. Untuk mensyukuri apa yang saya miliki saat ini, bahwa saya adalah salah satu orang yang beruntung jika dibandingkan dengan Melinda, atau Luke di buku Don't Die My Love.

Seperti yang ditulis di awal sinopsis, buku ini ditulis dengan format yang unik. Bukan dengan narasi, melainkan dengan surat-surat, e-mail, entri buku harian, sampai laporan medis. Hebatnya, saya bisa tetap menikmati cerita ini. Bahkan saya bisa merasakan emosi tiap-tiap karakternya dengan baik.

Melinda adalah seorang gadis belia yang bermimpi menjadi prima balerina, dan dia punya bakat untuk itu. Melinda punya seorang teman sejak kecil bernama Jesse. Sejak mereka masih kecil, Jesse sudah menyukai Melinda, bahkan setelah dia dan ibunya pindah ke California (sementara Melinda di Atlanta), Jesse tetap bertahan menyukai Melinda. Setia banget. Langka ada cowok kayak gini di dunia. Malah Jesse tetap berada di sisi Melinda di saat-saat terburuknya. Duh, kalau diceritain lama-lama bisa spoiler ini. Pokoknya Jesse kujadiin salah satu book boyfriend, deh!

Melinda juga punya sahabat perempuan, namanya Bailey. Salah satu tokoh yang aku suka di buku ini.

Intinya, cerita di buku ini mengajarkan banyak hal tentang hidup. Bahwa hidup tidak selamanya sejalan dengan keinginan kita. Bahwa kita nggak akan pernah tahu apa yang akan kita hadapi. Tapi alangkah baiknya jika kita menjalani hidup itu semaksimal mungkin, tanpa terlalu banyak mengasihani diri sendiri karena itu hanya buang-buang waktu kita yang hanya sedikit.

0 komentar:

Poskan Komentar