Tampilkan postingan dengan label lucky no 14. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lucky no 14. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Mei 2014

Cinta Emang Bego... Bener, Gak Boong....


Judul: Cinta Emang Bego
Penulis: Nikma. TS
Genre: teenlit, komedi
Penerbit: Moka Media
Halaman: 180 halaman

Sinopsis:

Kuberi tahu kamu soal Febri, cowok yang gantengnya bisa bikin artis Korea langsung ingin operasi plastik lagi. Aku tergila-gila padanya. Peduli setan sohibku naksir dia. Aku nggak peduli status gebetanku di sekolah, nggak peduli mamaku mencak-mencak, nggak peduli brownies buatanku hangus demi cinta. Bahkan ketika gebetanku diam-diam punya rahasia, aku juga nggak peduli.

Kamu pikir cintaku bego? Emang!

Kamu baru tahu?




My Review:

Tiga bintang, bulet. Iya, aku sendiri nggak menyangka bakal menyukai buku ini. Biasanya aku agak malas baca buku komedi, dan jujur aja di awal-awal aku merasa Lintang lebay banget dan ababil. Terus aku lantas berpikir... Lintang masih ABG, lagi jatuh cinta, dan memang labil. Jadi wajar kalau gaya penceritaannya pun labil seperti itu. Haha... aku pun segera memposisikan diriku sebagai seorang Orin yang masih SMA, pakai serangam putih abu-abu, dan mengingat masa-masa ketika aku suka sama cowok ganteng serta bersedia melakukan hal-hal bodoh hanya untuk mendapat secuil perhatian dari gebetan.

Sampai sekarang masih suka cowok ganteng, kok....

Jumat, 25 April 2014

Teka-Teki Terakhir by Annisa Ihsani


Judul: Teka-Teki Terakhir
Penulis: Annisa Ihsani
Genre: teenlit
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Halaman: 256 halaman

Sinopsis:

Gosipnya, suami-istri Maxwell penyihir. Ada juga yang bilang pasangan itu ilmuwan gila. Tidak sedikit yang mengatakan mereka keluarga ningrat yang melarikan diri ke Littlewood. Hanya itu yang Laura tahu tentang tetangganya tersebut.

Dia tidak pernah menyangka kenyataan tentang mereka lebih misterius daripada yang digosipkan. Di balik pintu rumah putih di Jalan Eddington, ada sekumpulan teka-teki logika, paradoks membingungkan tentang tukang cukur, dan obsesi terhadap pernyataan matematika yang belum terpecahkan selama lebih dari tiga abad. Terlebih lagi, Laura tidak pernah menyangka akan menjadi bagian dari semua itu.

Tahun 1992, Laura berusia dua belas tahun, dan teka-teki terakhir mengubah hidupnya selamanya...

My Review:
Ini adalah salah satu buku terbaik yang aku baca tahun ini! Salut banget dengan penulisnya yang bisa membuat sebuah novel tentang matematika yang semenyenangkan ini untuk dibaca. Seperti kebanyakan orang, aku bukan seorang penggemar matematika. Aku adalah salah satu murid yang selalu mempertanyakan apa kegunaan matematika dan rumus-rumusnya yang rumit itu di kehidupan nyata, persis seperti pertanyaan yang dilontarkan Laura pada Profesor Maxwell pada suatu hari. 

Senin, 21 April 2014

Song of Will by Jason Abdul

♥ (2,5 stars)
Judul: Song of Will
Penulis: Jason Abdul
Genre: romance, drama, YA
Penerbit: Moka Media
Halaman: 258 halaman
Sinopsis:


"Akan kuberitahu siapa yang kusukai."

William, harus melawan kesedihan setelah kepergian sahabatnya ke Swiss.
Laura, berpikir kecantikannya bisa memberi segala yang tak bisa diberikan keluarganya yang hidup sederhana.
Evan, berjuang melupakan masa lalu yang kelam saat hidup di jalanan.
Nana, belajar mengambil keputusan sulit untuk menyatukan kembali keluarganya yang berantakan.

Empat remaja yang berusaha memahami diri sendiri serta arti mencintai keluarga. 
Keempat-empatnya punya topeng yang ingin mereka lepaskan. 
Keempat-empatnya punya rahasia yang ingin mereka bagi. 

Sebab semua orang punya masa lalu. Dan mimpi.

My Review:

Pertama-tama, saya mau bilang terima kasih banyak pada Mbak Dyah Rinni yang telah memberi kepercayaan pada saya untuk membaca dan mereview buku ini. Jujur aja, udah lama juga saya penasaran pengen baca meski masih ada ragu buat membelinya di toko buku. Tapi akhirnya, berkat Mbak Dyah rasa penasaran itu terbayar! Hehe....

Senin, 17 Maret 2014

Mahogany Hills by Tia Widiana

Judul: Mahogany Hills
Penulis: Tia Widiana
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, Amore
Genre: Romance
Halaman: 344
Rating: 
Sinopsis:


Jagad Arya dan Paras Ayunda mendapatkan kehidupan yang mungkin diharapkan oleh semua pasangan pengantin baru. Segera setelah menikah, mereka tinggal di rumah bernama Mahogany Hills, di pelosok pegunungan Sukabumi yang sejuk dan indah.


Yang membedakan Jagad dan Paras dengan pasangan pengantin lainnya adalah mereka menikah bukan karena cinta. Baik Jagad maupun Paras punya rahasia yang mereka pendam. Kesepian, amarah, dan penyesalan bercampur aduk dengan rasa rindu dan kata cinta yang tak pernah terucapkan—semua itu senantiasa menggelayuti Mahogany Hills.

Dengan caranya masing-masing, Jagad dan Paras berjuang untuk menghadapi satu pertanyaan yang pada suatu titik harus mereka jawab: Sanggupkah mereka bertahan dalam pernikahan yang tak sempurna itu?

My Review:

Jumat, 28 Februari 2014

Evergreen by Prisca Primasari

Judul: Evergreen
Penulis: Prisca Primasari
Penerbit: Grasindo
Genre: Romance, YA
Halaman: 203
Rating: 
Sinopsis:


Konichiwa! Selamat datang di Evergreen, kafe es krim penuh pelayan baik hati, lagu The Beatles akan melengkapi hari-harimu. Tempat yang menghangatkan, bahkan bagi seorang gadis pengeluh dan egois sepertimu, Rachel!

Di kafe itu, kau menemukan sebuah dunia baru, juga pelarian setelah dipecat dari pekerjaanmu. Menurutku itu bagus! Apa enaknya sih kerja jadi editor?

Namun, sebenarnya butuh berapa banyak kenangan dan sorbet stroberi untuk mengubah sifat egoismu? Atau yang kau butuhkan sebenarnya hanya kasih sayang? Mungkin dariku, si pemilik kafe? Hmmm?

Review:

Selain karena Kak Prisca sudah mencuri hati saya sejak membaca Eclair, buku ini pun menyuguhkan tema cerita yang memang saya suka. Dengan kisah seperti komik-komik Jepang berlatarkan cafe, Evergreen membawa saya dalam petualangan emosional yang baru dan memikat.

Cerita ini berkisah tentang Rachel, seorang gadis yang suka mengeluh dan sangat egois. Baginya, semua orang harus peduli padanya... segala hal harus berpusat padanya... tapi dia sendiri nggak peduli pada semua itu. Kalau dalam bahasa saya, orang seperti Rachel ini adalah vacuum cleaner, di mana dia menyedot perhatian semua orang sampai orang-orang di sekitarnya kelelahan tanpa henti. Nggak aneh kalau akhirnya teman-temannya pun memutuskan untuk kabur darinya. Iya, siapa juga yang nggak capek dengerin orang mengeluh, dan dikasih solusi tapi nggak didengerin?

Lalu, keadaan ini membawa Rachel ke Evergreen. Tempat yang begitu hangat dan penuh dengan senyum seakan-akan orang-orang yang bekerja di Evergreen nggak pernah merasakan yang namanya masalah. Tapi, tentu saja nggak ada orang yang benar-benar bebas dari masalah. Di Evergreen, Rachel mengalami banyak hal, melihat banyak hal, juga belajar banyak hal dari orang-orang yang ada di sana. Mulai dari belajar untuk move on, sampai belajar untuk peduli pada orang lain.

Novel ini memberikan pesan moral yang banyak. Setiap konflik yang ada pada akhirnya bertautan menjadi satu kisah yang memuaskan. Bikin saya pengen makan es krim yang enak... astaga.

Kutipan yang paling saya suka dari novel ini adalah:

"Memaafkan. Kata yang lucu sekali, bukan?... Sesuatu yang sulit sekali diberikan. Padahal dengan melakukan itu berarti kita menyelamatkan hati kita sendiri. Pernahkah kau mendengar, bahwa ketika kau memaafkan seseorang, kau membuka lagi pintu rumah yang sebelumnya kau tutup rapat-rapat, yang telah membuat dirimu terperangkap dan kehabisan napas. Ketika kau memaafkan, kau pun bisa bernapas lagi. Dan hidup."

Saya percaya sekali dengan teori memaafkan ini sejak masih sekolah. Meski kadang ada kasus-kasus di mana memaafkan menjadi sesuatu yang sangat sulit dilakukan, tetap saja setelah melakukannya saya merasakan kelegaan yang tidak ada gantinya. Memaafkan, dan melupakan, begitulah cara manusia bisa hidup dengan nyaman.

Satu-satunya hal yang mengganggu saya di dalam novel ini adalah penggunaan kata cosplay untuk menyebutkan kostum dan aksesorisnya. Seharusnya disebut kostum saja, karena cosplay berarti seseorang yang mengenakan kostum dan atribut dari suatu karakter dari manga/anime/game dan berakting seperti karakter tersebut.

Really love the story! Rasanya ini novel terbaik dari Kak Prisca sejauh ini.


XOXO,





-----
Dibaca untuk:
- Posbar BBI tema kuliner
- IRRC 2014
- Lucky No. 14 Reading Challenge

Selasa, 11 Februari 2014

My Life With the Walter Boys by Ali Novak

Judul: My Life With the Walter Boys
Penulis: Ali Novak
Penerbit: Sourcebooks Fire
Format: ARC, 368 halaman
Genre: Romance, Young Adult
Bintang: 
Sinopsis:


Jackie Howard does not like surprises. Chaos is the enemy! The best way to get her successful, busy parents to notice her is to be perfect. The perfect look, the perfect grades-the perfect daughter. And then...

Surprise #1
Jackie's family dies in a freak car accident.

Surprise #2
Jackie has to move cross-country to live with the Walters-her new guardians.

Surprise #3
The Walters have twelve sons. 
(Well, eleven, but Parker acts like a boy anyway)

Jackie is now surrounded by the enemy. Loud, dirty, annoying boys-who have no concept of personal space. Okay, several of the oldest guys are flat-out gorgeous. But still annoying. She's not stuck-up or boring-no matter what they say. But proving it is another matter. How can she fit in and move on when she needs to keep her parents' memory alive by living up to the promise of perfect?

My Review:

Aku dapat ARC ini dari penerbitnya langsung via Netgalley. Belakangan baru aku tahu kalau cerita ini sebelumnya dipublish di Wattpad, bahkan di sana masih bisa dibaca, loh bagi yang tertarik. Dari sinopsis sebenarnya udah terbayang seperti apa ceritanya. Seorang gadis 16 tahun bernama Jackie yang perfeksionis dan serba terorganisir tiba-tiba mendapatkan kejutan bertubi-tubi dalam kehidupannya. Mulai dari kecelakaan yang merenggut nyawa orangtua dan kakak kandungnya sehingga ia langsung jadi sebatang kara, lalu ia terpaksa pindah ke Colorado bersama Katherine Walter yang merupakan sahabat dari ibunya, sampai pada kenyataan bahwa Katherine memiliki 12 anak laki-laki yang ganteng-ganteng!

Rabu, 05 Februari 2014

Rainbow of You - Indah Hanaco

Judul: Rainbow of You
Penulis: Indah Hanaco
Penerbit: Grasindo
Halaman: 280 halaman
Genre: Romance
Bintang: 
Sinopsis:

"Bicara hati adalah bicara tentang riuhnya keajaiban. Lupakan segala logika dan akal sehat. Karena hati selalu mengeja dengan bahasanya sendiri."

Ryu punya mimpi paling murni tentang Robin. Mimpi yang terpelihara rapi selama dua belas tahun. Hingga Tuhan memberi kejutan yang tidak siap untuk dihadapi gadis itu. Enzo juga menyimpan mimpi-mimpinya di tempat rahasia. Berbeda dengan Ryu, Enzo tahu bagaimana caranya untuk mewujudkan mimpi itu. Meski tidak mudah.

Pipi semangka. Robin. Juliet. Ian Quintus. Lirik lagu. Satu per satu mendorong Ryu dan Enzo ke arah yang sama. Semuanya dilengkapi oleh ‘mantra’ yang diucapkan Ryu. Abrakadabra!


My Review:


Ini pertama kalinya aku membaca karyanya Kak Indah. Biasanya hanya melihat di toko buku dan terkagum dengan betapa produktifnya penulis satu ini. Apalagi cover bukunya lucu-lucu gitu. Waktu Kak Indah ngeshare cover novel Rainbow of You ini, aku langsung tergiur sama covernya yang imut-imut dan ngepink dan keinginan untuk mencoba mengenal penulis yang belum pernah kubaca bukunya ini pun langsung muncul. Jadi begitu aku ke toko buku, aku langsung mengambil buku ini dan membawanya ke kasir. Sinopsis di belakang buku pun menarik, dengan tema yang mirip-mirip cerita komik. Teman sejak kecil yang terpisah lama lalu ketemu lagi.

Kamis, 30 Januari 2014

My Secret Santa is Juliet

Judul: Juliet
Penulis: Anne Fortier
Penerbit: Qanita
Genre: Historical Fiction, Romance
Bintang: 
Sinopsis: 


Cinta terlarang. Kawin Lari. Racun. Kematian. Shakespeare memasukkan keempat unsur itu dalam tragedi abadinya, Romeo and Juliet. Jarang ada yang tahu bahwa, sebelumnya, kisah itu benar-benar terjadi, di suatu kekacauan di Siena pada 1340 Masehi.

Sekarang, di abad 21, Julie Jacobs dikirim kembali ke masa-masa itu. Berbekal sebuah kunci, ia berangkat ke Siena untuk mencari harta peninggalan Juliet, yang ternyata adalah nenek moyangnya sendiri.

Namun ia tak bisa melakukannya sendirian. Titisan Romeo seharusnya membantunya, tapi di mana ia? Karena jika Romeo tidak muncul, Julie terancam akan menderita tragedi besar seperti yang dikisahkan oleh Shakespeare ratusan tahun silam.



My Review:

Buku ini adalah hadiah dari event Secret Santa. Buku yang sangat bagus dengan penulisan yang juga enak untuk dibaca. Salut dengan penerjemah yang bisa merangkaikan kata-kata sehingga aku bisa menikmatinya. Yang tidak terpikir olehku adalah buku ini tebalnya 710 halaman, dan harus dibaca serta direview dalam waktu yang sudah dijadwalkan, yaitu hari ini. Kebetulan aku sendiri lagi sibuk dengan proyek menulisku sehingga aku hanya bisa membaca buku ini sedikit demi sedikit. Sampai hari ini aku baru selesai membaca kurang lebih 460 halaman. Tapi demi menaati peraturan event ini, aku putuskan untuk tetap membuat review yang berisi kesanku dalam 460 halaman yang sudah kubaca.

Senin, 27 Januari 2014

The One and Only Ivan by Katherine Applegate


###


Judul: The One and Only Ivan
Penulis: Katherine Applegate
Penerbit: HarperCollins
Genre: Children, Fable
Bintang: 
Sinopsis:

Winner of the 2013 Newbery Medal and a #1 New York Times bestseller, this stirring and unforgettable novel from renowned author Katherine Applegate celebrates the transformative power of unexpected friendships. Inspired by the true story of a captive gorilla known as Ivan, this illustrated novel is told from the point-of-view of Ivan himself.

Having spent 27 years behind the glass walls of his enclosure in a shopping mall, Ivan has grown accustomed to humans watching him. He hardly ever thinks about his life in the jungle. Instead, Ivan occupies himself with television, his friends Stella and Bob, and painting. But when he meets Ruby, a baby elephant taken from the wild, he is forced to see their home, and his art, through new eyes.

The One and Only Ivan was hailed as a best book of the year by Kirkus, School Library Journal, and Amazon, demonstrating it is a true classic in the making. In the tradition of timeless stories like Charlotte's Web and Stuart Little, Katherine Applegate blends humor and poignancy to create Ivan's unforgettable first-person narration in a story of friendship, art, and hope. An author's note depicts the differences between the fictional story and true events.

Supports the Common Core State Standards.

Senin, 13 Januari 2014

Love Storm by Clara Canceriana & Fei

Judul: Love Storm
Penulis: Clara Canceriana & Fei
Penerbit: Bentang Belia
Genre: teenlit romance
Bintang: 
Sinopsis:


Kim_chee: Himnaeseyo, Nicholas oppa! Kami percaya padamu, our eternal charisma leader. Dan, FC. Ent, dari awal kami sudang bilang, kan, STORM nggak perlu member baru itu! Keluarkan Shin dari STORM!!

Maegyo: Siapa ang bilang Shin yang salah, sih? Be strong, Shin! We believe and support you! Buat yang ngejelekin Shin, elo aja yang enyah dari sini! Cumulonimbus nggak butuh orang kaya elo.

Akibat perang dunia ketiga itu, Cumulunimbus - grup penggemar boyband Korea Selatan STORM mengadakan gathering darurat. Dan, betapa terkejutnya Kimmy, pemilik ID Kim_chee, begitu tahu siapa orang yangberdiri di balik ID Maegyo. Mavin! Cowok ganteng, cool, idola di sekolah, dan hammpir mustahil menyukai dunia K-Pop.


Mavin terus mengelak bahwa dia bukan K-Popers. Baginya, menjadi seorang K-Poppers bukan aib. Ini peluang bagus untuk Kimmy. Ia menggunakan kesempatan ini mengejar Mavin. Jika tak mau rahasianya terungkap, ia harus mau menjadi pacar Kimmy.

Review:

Seperti yang terlihat dari cover buku dan juga sinopsis singkat di belakangnya, cerita di buku ini sangat ringan tapi juga seru untuk dibaca. Gaya berceritanya sangat remaja sekali, dan mengalir sehingga membaca buku ini nggak perlu waktu lama. Buat mereka yang menyukai K-Pop pasti bisa banget dengan mudah relate dengan cerita ini, tapi bukan berarti yang nggak suka K-Pop nggak bisa mengambil sesuatu dari cerita yang disuguhkan oleh Clara dan Fei ini.